Meski tak mempertunjukkan permainan yang menarik, hasil ini cukup menguntungkan La Viola yang akan menjamu Rangers pekan depan. Soalnya, keharusan menang untuk lolos sangat mungkin terpenuhi mengingat Tomasz Ujfalusi cs akan bertindak sebagai tuan rumah.
Rangers juga memiliki skenario serupa untuk bisa melenggang ke Manchester untuk partai final. Bedanya tekanan yang mereka miliki akan lebih berat karena harus bertanding di hadapan puluhan ribu pendukung Fiorentina di Artemio Franchi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski gagal menjebol gawang lawan, Fiorentina tampil lebih mendominasi. Permainan kolektif diperagakan tim besutan Claudio Cesare Prandelli untuk merusak ketatnya pertahanan Rangers.
Namun usaha tersebut gagal membuahkan hasil. Walau diperkuat Adrian Mutu sejak menit pertama, setelah sempat absen dalam beberapa laga sebelumnya, Fiorentina hanya mampu menciptakan beberapa peluang.
Sementara tim tuan rumah, yang lebih banyak bermain di daerahnya sendiri, juga kesulitan untuk menjebol gawang Alexander Frei. Hampir semua serangan yang dibangun anak asuh Walter Smith itu kandas di lini tengah Fiorentina. Hingga dua menit babak tambahan waktu berakhir, skor 0-0 bertahan.
Susunan Pemain:
Rangers; 13-Neil Alexander; 21-Kirk Broadfoot, 3-David Weir, 24-Carlos Cuellar, 5-Sasa Papac; 28-Steven Whittaker, 7-Brahim Hemdani, 30-Christian Dailly, 35-Steven Davis, 10-Nacho Novo (4-Thomas Buffel 59); 19-Jean-Claude Darcheville (29-Daniel Cousin 59).
Fiorentina: 1-Sebastien Frey; 20-Martin Jorgensen, 21-Tomas Ujfalusi, 5-Alessandro Gamberini, 19-Massimo Gobbi; 22-Zdravko Kuzmanovic, 11-Fabio Liverani, 18-Riccardo Montolivo; 24-Mario Alberto Santana, 29-Giampaolo Pazzini (32-Christian Vieri 81), 10-Adrian Mutu.
(ian/krs)











































