Siapa yang bisa membantah kalau Kaka adalah salah satu pemain sepakbola terhebat saat ini. Sederet penghargaan individu pengukuh argumen itu pun sudah diterimanya tahun 2007 lalu.
Musim ini, pemain dengan nama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite tersebut memang mengalami sedikit penurunan performa. Namun di Seri A, namanya tetap jadi topskorer buat timnya, AC Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan prediksi yang berbalur harapan dan tekad, Kaka menyatakan kalau level permainan dirinya akan mencapai puncak dua tahun mendatang. Saat itu, pemain yang genap berumur 26 tahun pada 22 April lalu tersebut, akan mencapai usia emas pesepakbola.
"Saya ingin mencapai tingkat yang sangat tinggi (untuk Piala Dunia 2010). Saya akan berusia 28, di puncak saya. Itu bisa jadi Piala Dunia yang hebat buat Brasil, siklus dan para pemain baru," imbuh dia.
Kaka memang selalu ingin memberikan yang terbaik buat negaranya itu. Tak ayal kalau dia juga mengaku ingin membela Selecao di Olimpiade 2008 mendatang. "Belum pernah ada yang mempersembahkan medali emas (buat Brasil), itu adalah motivasi besar. Tapi bagaimana saya bisa ke Olimpiade bukanlah keputusan saya," jelas Kaka.
Meski ingin senantiasa mengharumkan negaranya, seorang pemain sepakbola, sehebat apapun, pasti punya batas. Itulah mengapa Kaka hanya angkat bahu ketika ditanyakan apakah masih akan berlaga di Piala Dunia 2014 saat negaranya jadi tuan rumah.
"Saya tak tahu apa akan ada di sana (bermain). Tergantung dari kesiapan fisik saya, jika saya masih dalam kondisi untuk bermain sepakbola dalam level tinggi, (serta) punya motivasi tepat untuk bermain di Piala Dunia," tandas dia.
(krs/a2s)










































