Semenjak musim 1992/1993, atau sejak kompetisi berganti nama menjadi Liga Champions, UEFA mulai mengizinkan partisipasi lebih dari satu klub per negara. Sebelumnya, masing-masing negara hanya bisa mengirim satu wakil saja. Dengan demikian, mulailah terbuka peluang final yang mempertemukan dua klub satu negara.
Namun terjadinya final dua klub dari negara yang sama baru pertama kali terjadi musim 1999/2000. Adalah Spanyol, negara pertama yang sukses mengirim dua utusannya ke final, yaitu Real Madrid dan Valencia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Spanyol, giliran Italia yang menegaskan hegemoninya di kancah antar klub Eropa dengan menempatkan AC Milan dan Juventus ke final Liga Champions pada tahun 2003.
Ciri khas Italia, yakni permainan defensif, membuat laga pemuncak di Old Trafford, Manchester itu, berjalan membosankan sebelum akhirnya Milan mengamankan trofi melalui adu penalti seusai bermain imbang 0-0 di 120 menit pertandingan normal.
Bersama Italia dan Spanyol, Inggris menjadi negara yang liga domestiknya dianggap sebagai yang terbaik dan paling elite di Eropa. Namun Inggris baru bisa menyamai langkah Italia dan Spanyol tahun ini.
MU memastikan terjadinya All English Final setelah menyingkirkan wakil Spanyol, Barcelona, dengan agregat 1-0. Di final, salah satu di antara Liverpool atau Chelsea sudah menunggu.
Sebetulnya Inggris bisa menciptakan final antar dua klub Liga Premier musim silam. Meloloskan tiga klub ke semifinal, All English Final batal terwujud karena MU saat itu ditaklukkan AC Milan, wakil Italia. Di final, Milan kemudian memecundangi Liverpool.
Stadion Luzhniki di kota Moskow, 21 Mei mendatang, akan menjadi saksi siapa yang terbaik di antara dua klub Inggris yang bertarung di partai puncak.
Di dua jilid pertama final senegara, laga berlangsung kurang seru dan menarik. Tahun 2000, Madrid terlalu dominan atas Valencia. Sementara di partai final Italia tahun 2003, laga berlangsung membosankan.
Tentunya, tampilnya dua klub Inggris di final tahun ini diharapkan tidak mengulangi suguhan kurang cantik yang terjadi di dua edisi terdahulu. Semoga saja.
(arp/)











































