Akhir pekan lalu, sekitar 300-an fans 'Setan Merah' yang tak bertiket nekat datang ke JJB Stadium saat MU tengah bertanding melawan Wigan di pekan terakhir Liga Inggris.
Pihak keamanan di JJB Stadium pada akhirnya harus membuka pintu darurat dan mengizinkan para penggemar fanatik The Red Devils melihat para pemain kesayangannya mengangkat trofi Premiership.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cukup dimengerti bahwa semua orang ingin ikut merayakan (gelar juara MU). Tapi bila hal seperti itu terjadi lagi, maka prosedur pengamanan harus ditinjau kembali," kata Colin Hendrie dari Independent Manchester United Supporter Associaton seperti dikutip Goal.
Insiden itu kemudian memicu kekhawatiran bahwa hal serupa, atau bahkan lebih buruk, bisa terjadi di final Liga Champions yang mempertemukan MU melawan Chelsea di Moskow, Rusia.
Untuk itu, Phil Townsend dari bidang komunikasi MU meminta para suporter MU untuk tidak datang ke Moskow bila tak punya tiket.
Khusus untuk final nanti, Rusia memberlakukan peraturan bahwa tiket pertandingan juga berlaku sebagai visa. Meski begitu, para fans MU bisa saja datang ke Rusia dengan cara-cara lain.
"Nasihat kami adalah, jangan bepergian tanpa tiket," tandas Townsend.
(arp/a2s)











































