Bukan karena cedera atau terkena akumulasi yang membuat Giggs terancam tak main di final Liga Champions pekan depan. Sebagai pemain yang beranjak uzur dan penampilan yang tidak seimpresif beberapa musim lalu, gelandang Wales itu mengaku tak akan terlalu kecewa jika tak dimainkan saat menghadapi Chelsea di Luzhniki Stadium.
"Saya tahu saya tidak dijamin akan menjadi starter di saat ini. Ini semua adalah soal skuad. Skuad kami memenanginya tahun 1999, saat (Tedy) Sheringham dan (Ole Gunar) Solskjaer masuk dan mencetak gol," ungkap Giggs di Goal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai pemain akan ada masa di mana Anda tak bisa terus-terusan menjadi starter di setiap pertandingan. Saya masuk sebagai pengganti di pertandingan mengadapi Wigan lalu mencetak gol, jadi saya sedikir berperan," lanjut Giggs.
Meski belum tentu dimainkan di Moscow pekan depan, Giggs tetap menyimpan keyakinan kalau The Red Devils akan merengkuh gelar Liga Champiosnnya yang ketiga. Modalnya adalah kelengkapan skuad mengingat pasukan Sir Alex Ferguson tak terkendala cedera.
"Kepercayaan diri kami akan tinggi. Kami memiliki skuad yang fit yang akan memudahkan pemilihan. Sementara pemain akan bersaing untuk bisa masuk tim utama," pungkas Giggs.
(din/key)











































