Zenit yang Sensasional

Zenit yang Sensasional

- Sepakbola
Kamis, 15 Mei 2008 05:55 WIB
Zenit yang Sensasional
Manchester - Sensasional mungkin tepat untuk menggambarkan perjalanan Zenit St Petersburg hingga menjuarai Piala UEFA. Bahkan Dick Advocaat sendiri tak percaya dengan sukses yang diraih pasukannya.

Di awal musim ini rasanya tak ada yang menjagokan Zenit bakal mampu berbicara banyak di ajang Piala UEFA. Namun yang terjadi kemudian sungguh mengejutkan, karena klub Rusia tersebut kemudian sukses menjadi juara.

Zenit pun merengkuh gelar Eropa pertamanya dengan sangat meyakinkan karena menundukkan beberapa klub papan atas Eropa. Setelah menyingkirkan Villarreal di babak 32 besar, berturut-turut Marseille dan Bayer Leverkusen mereka depak. Yang paling fenomenal adalah sukses mereka mempecundangi kandidat kuat juara, Bayern Munich, dengan agregat 5-1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak, kami tidak pernah membayangkan sukses seperti ini. Kami bermain menghadapi banyak klub bagus dan kemudian mampu menyingkirkan mereka. Itu pencapaian yang hebat untuk Zenit," ungkap Advocaat di Goal.

Meski bermain di bawah tekanan fans Glasgow Rangers, Zenit tetap mampu tampil lebih dominan dalam laga di City of Manchester Stadium, Kamis (15/5/2008) dinihari WIB. Dua gol yang menjadi penentu kemenangan lahir di menit 72 melalui Igor Denisov dan Konstatin Zurianov di menit akhir pertandingan.

"Setiap tim memiliki kesempatan begitu juga Rangers dan kami mencoba untuk tidak memberi mereka peluang, tapi itu sulit. Sangat penting untuk mempertahankan clean sheet meski kami mampu melakukannya. Kami tidak memberi banyak kesempatan dan karena itulah kami layak menang hari ini," tegas pria asal Belanda itu.

Untuk musim depan Advocaat dan seluruh skuad Zenit akan menatap kompetisi yang lebih bergengsi yakni Liga Champions. Kompetisi di Rusia memang belum usai, namun Advocaat sudah yakin kalau tiket menuju kompetisi antarklub terbaik Eropa akan dimilikinya.

"Itu kompetisi yang berbeda dan kami juga harus memulai lagi perjuangan di Liga Russia pada bulan Juli. Kami masih ada lima pertandingan untuk dijalani jadi masih banyak yang harus dilakukan. Saat kami menjuarai Liga Rusia itu sudah terasa sensasional, jadi kita lihat saja apa yang terjadi besok," pungkas Advocaat. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads