"Hal kecil akan sangat menentukan siapa yang akan menang. Saya tidak berpikir bahwa akan terjadi banyak gol nanti. Jadi, kami harus bertahan dengan baik dan barulah saya yakin kami akan mampu mencetak gol ke gawang Chelsea," ujarnya di situs resmi MU.
Well, ucapan Vidic di atas memang bukan tanpa alasan. Faktanya, sejak leg II perdelapanfinal--melawan Lyon--gawang The Red Devils memang belum pernah lagi kemasukan gol. Bahkan ketika menghadapi Barcelona di semifinal, banyak yang terkejut karena ternyata MU bisa mempraktikkan catenaccio ala Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Chelsea juga bukan klub dengan pertahanan yang buruk. Sejak babak penyisihan grup, The Blues baru menderita tujuh kali kebobolan atau hanya kebobolan rata-rata 0,58 gol per partai.
Pun begitu di Premiership. Baik MU maupun Chelsea merupakan dua klub yang paling sedikit kebobolan musim ini. Jika skuad Sir Alex Ferguson hanya kebobolan sebanyak 22 kali, maka tim Avram Grant hanya kebobolan sebanyak 26 kali. (roz/din)











































