Nama Lubos Michel mungkin belum dilupakan Frank Lampard cs dan seluruh fans Chelsea hingga kini. Tiga tahun lalu wasit asal Slovakia dianggap membuat keputusan kontroversial yang sangat merugikan The Blues juga di ajang Liga Champions.
Dalam laga semifinal leg kedua menghadapi Liverpool di Anfield, Chelsea tersingkir secara menyakitkan dengan agregat 0-1. Lubos Michel saat itu mensahkan gol sepakan Luis Garcia yang dianggap Jose Mourinho belum melewati garis gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti halnya Chelsea dipaksa menerima kegagalan tersebut, tahun ini mereka juga harus menerima keputusan UEFA yang menugaskan Lubos Michel untuk mempimpin pertandingan di Luzhniki Stadium, Kamis (22/5/2008) WIB lusa. Demikian diberitakan Times.
Apapun tudingan yang dilontarkan Mourinho, Michel sesungguhnya adalah wasit berpengalaman dan salah satu yang terbaik yang dimiliki UEFA. Selain sudah memimpin final Piala UEFA tahun 2003, di mana Mourinho sukses mengantar FC Porto menjadi juara, wasit 40 tahun itu juga sempat turun di Euro 2004 dan Piala Dunia 2006.
Menghadapi dua klub Inggris yang harus bertanding di Rusia juga tak akan jadi masalah buat Lubos karena dia menguasai dua bahasa tersebut, selain bahasa Jerman, Polandia dan tentu saja bahasa Slovakia. Dalam laga final nanti Lubos akan dibantu oleh asisten wasit Roman Slysko (34) dan Martin Balko (36). Sementara yang bertindak sebagai ofisial keempat adalah Vladimir Hrinak (44), yang juga asal Slovakia. (din/roz)











































