Tentu saja, suara para pemain masa lalu itu kebanyakan mendukung klub yang pernah dibelanya. Tapi ada pula mereka yang bersikap cukup netral dan relatif obyektif.
"Pertandingan nanti akan berjalan ketat seperti saat kedua klub mengakhiri (Liga Inggris) musim ini. MU punya keuntungan karena beberapa pemain mereka --selain tentu saja manajernya-- punya pengalaman atau berperan saat MU memenangi final tahun 1999," ujar mantan pemain MU, Bryan Robson, seperti dikutip UEFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain lagi kata eks punggawa Chelsea, Graeme Le Saux. "Tropi itu ditakdirkan ke Stamford Bridge (markas Chelsea-red). Pertandingan itu akan dimenangi dari lapangan tengah. Chelsea unggul di areal ini," ujar Le Saux.
"Hati saya bilang MU (menang). Tapi Chelsea yang tidak impresif di awal musim kini semakin kuat. Terutama di tengah dan di depan lewat Didier Drogba," kata mantan bek tengah MU, Laurent Blanc.
"Jika bisa menjinakkan Ronaldo, saya mengunggulkan Chelsea. Merekalah satu-satunya tim yang bisa menghentikan MU mencetak gol. Chelsea solid di belakang. Saya pikir Chelsea akan memenangi partai yang satu ini," kata Ray Wilkins, bekas gelandang yang pernah memperkuat Chelsea dan MU.
Menurut Anda?
(arp/key)











































