Diwartakan oleh Goal, peristiwa kriminal itu sendiri terjadi pada 13 Juni lalu. Namun Pele tak melaporkannya kepada pihak berwajib. Kasus ini terungkap dari laporan majalah setempat, Veja.
Saat itu, mobil Pele terjebak dalam kemacetan lalu lintas di dekat sebuah terowongan di Guaruja, dekat kota Santos. Segerombolan perampok yang terdiri dari 10 orang, mengacungkan pisau dan senjata api dan merampok barang-barang Pele.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, koran Estado de Sao Paolo kemudian melaporkan bahwa sejumlah barang dikembalikan karena para perampok itu mengenali siapa korbannya.
Pele, 67 tahun, bermain untuk klub Santos nyaris selama 20 tahun. Di kota itu, pria bernama asli Edson Arantes do Nascimento ini memiliki sebuah rumah peristirahatan di tepi pantai.
(arp/din)











































