Aragones memang sudah jauh-jauh hari mengungkapkan bahwa dirinya akan tetap mundur, sebagus apapun prestasi Spanyol di Austria-Swiss. Namun, karena ia sudah berhasil membawa "Tim Matador" melangkah hingga semifinal, banyak orang yang memintanya untuk tak pergi.
Aragones pun tetap teguh pada pendiriannya. Ia akan hengkang selepas turnamen ini. Lampu hijau dari Fenerbahce, klub yang ditujunya, pun sudah menyala. Klub berjuluk "The Yellow Canaries" itu pada situs resminya mengklaim bahwa Aragones sudah mereka ikat dengan kontrak berdurasi dua tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih berusia 69 tahun itu akan menempati posisi yang ditinggalkan oleh Zico, pelatih yang musim lalu gagal mempersembahkan titel juara Liga Turki setelah kalah bersaing dengan sang rival berat, Galatasaray.
(roz/key)











































