'Pemecatan Donadoni Tak Adil'

'Pemecatan Donadoni Tak Adil'

- Sepakbola
Senin, 07 Jul 2008 18:35 WIB
Pemecatan Donadoni Tak Adil
Dublin - Giovanni Trapattoni mungkin satu dari sedikit orang yang membela mantan pelatih Italia, Roberto Donadoni. Menurutnya, pemecatan yang dilakukan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) sama sekali tak adil.

Donadoni sebenarnya masih memiliki kontrak hingga 2010. Namun, itu semua berakhir lebih cepat setelah Gli Azzurri tampil buruk di Euro 2008. Langkah mereka terhenti di perempatfinal setelah kalah dari Spanyol lewat adu penalti.

Berbagai kritik pedas pun diarahkan kepada mantan gelandang AC Milan itu, yang umumnya mempertanyakan soal pemilihan pemain dan strategi. Donadoni pun akhirnya dipecat. Tempatnya kini telah digantikan oleh Marcelo Lippi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, Trapattoni menganggap bahwa keputusan tersebut terlalu keras dan tidak adil. "Kita butuh ketenangan saat menilai hasil pekerjaan seorang pelatih muda," katanya di Goal, Senin (7/7/2008).

"Separuh dari tim baru saja menjalani musim yang hebat, namun kondisi fisiknya buruk. Lihat saja Luca Toni yang tampil ajaib di Bundesliga," kata pelatih Irlandia itu melanjutkan.

"Dalam laga penting menghadapi Spanyol, Andrea Pirlo tak bisa main dan Marco Materazzi dicadangkan. Jadi, saya pikir FIGC tak adil kepada Donadoni. Ia layak mendapat kesempatan tambahan," ungkapnya.

Trapattoni juga pernah dipercaya untuk menangani Italia. Tapi, dari 2000 hingga 2004, tak satupun prestasi yang bisa dipersembahkannya. Di tangannya, pencapaian tertinggi Gianluigi Buffon dkk cuma putaran kedua Piala Dunia 2002.
(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads