Menurut Trezeguet, Domenech tak patut dipertahankan setelah gagal membawa Prancis tampil memesona di Euro 2008.
"Kita semua tahu Domenech tidak bisa menjalankan tugas memimpin Prancis, tapi tak seorangpun bersedia menuntut konsekuensinya. Saya rasa Les Bleus kini lebih bersifat politis ketimbang olahraga," ungkap Trezeguet seperti dikutip L'Equipe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kegagalan itu, saya berpikir, layaknya publik Prancis lain: 'dia (Domenech) harus pergi'. Negara-negara lain pun pasti berpikiran apa yang kubu Prancis lakukan (dengan mempertahankan Domenech)," imbuh Trezeguet.
Bagaimanapun juga, suka atau tidak, fakta menunjukkan Domenech tetap menangani Prancis, dan Trezeguet sudah memutuskan mundur. Apabila Domenech memanggilnya kembali ke skuad Prancis, striker Juventus itu dengan tegas menolaknya.
"Keputusan sudah dibuat dan saya tak akan menganulirnya. Jika benar dia memanggil saya sekarang, maka dia adalah orang yang munafik. Hari ini, saya lebih memilih memberi tempat saya ke pemain lain yang lebih bisa fleksibel dengan pelatih," tandasnya.
(ian/arp)











































