Tak main-main, dana yang telah terkumpul telah mencapai 1,451,047 juta euro (Rp 21 miliar), dengan 20,673 orang berpartisipasi --sampai dengan Senin (14/7/2008). Situs pengumpul dana tersebut bahkan sempat crash akhir pekan lalu saking banyaknya pengakses.
Akan tetapi, jumlah dana yang sudah terkumpul masih sangat jauh dari target yang dipasang penyelenggara untuk bisa merekrut Drogba, yaitu sebesar 28 juta euro (Rp 406 miliar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan tak mungkin pula kalau Drogba pada akhirnya malah tak pergi ke mana-mana dan tetap di klubnya Chelsea. Hal itu dikarenakan manajer anyar "Si Biru" Luiz Felipe Scolari telah menyatakan masih butuh tenaga Drogba.
Meski demikian, fans tak bakal mudah patah arang. Sedari awal, mereka sudah meneguhkan tekad memboyong Drogba, sebagaimana tulisan di situs pengumpul dana. "Impossible nest pas marseillais. Tous ensemble, on peut la faire" yang kira-kira artinya "(membawa Drogba ke) Marseille bukanlah hal yang mustahil. Bersama kita bisa melakukannya."
Animo luar biasa yang ditunjukkan para fans tersebut tak pelak membuat Presiden Marseille Pape Diouf terkesima. "Saya terkejut dan bangga. Itu menunjukkan gelora sejati suporter kami," ujarnya seperti dikutip Telegraph, Selasa (15/7/2008).
Jikapun nanti dananya benar-benar terkumpul sesuai proyeksi dan cukup untuk membeli Drogba, satu masalah lain tersisa: gaji. Diouf mengindikasikan kalau klub tak bakal mampu membayar gaji per pekan penyerang Pantai Gading itu. "Saya tahu berapa yang didapat Drogba di Chelsea!"
Drogba membela Marseille pada musim 2003/04 dan mengemas 18 gol dari 35 penampilan di liga domestik, seraya merebut hati fans. Dia kemudian hijrah ke Chelsea pada musim panas 2004.
Bagaimana akhir perjuangan fans Marseille ini?
(krs/arp)











































