Tiga klub tersebut di atas menjadi peminat Boruc sebelum atau sesudah Euro 2008 --di mana Boruc bermain baik bagi Polandia. Tapi melihat harga tinggi yang disematkan Celtic kepada penjaga gawangnya itu, para penaksir pelan-pelan mundur teratur.
Keadaan ini tampaknya cukup memuaskan semua pihak. Apalagi Boruc memang menegaskan niatnya untuk terus bermain bagi tim yang tengah mendominasi Liga Skotlandia tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak masalah bagi saya harus tinggal di sini dan itu adalah hal yang harus dimengerti orang-orang. Tentu saja menyenangkan para fans menyukai saya. Tapi seorang pahlawan? Ah saya cuma kiper," sambung pemain 28 tahun itu lagi.
Boruc memang menjadi idola para pendukung The Bhoys. Semenjak datang pada tahun 2005, eks kiper Legia Warsawa itu sukses mencuri hati penggemar dan bahkan sering dianggap sebagai kiper terbaik Celtic sepanjang masa.
"Tidak ada gunanya bagi saya pindah ke klub yang besarnya sama dengan Celtic tetapi tidak selalu bermain di Liga Champions atau punya 60 ribu pendukung. Bagi saya itu percuma bila saya punya semuanya di sini," kata Boruc.
"Saya sangat bahagia dengan sepakbola dan kehidupan di sini sekarang. Saya baru saja punya seorang anak dan semuanya serasi dengan sepakbola," tandas ayah dari Aleks (hampir 2 bulan) itu.
(arp/a2s)











































