Sudah empat tahun dunia sepakbola kehilangan seorang Marc Overmars. Keputusannya untuk pensiun di usia 31 tahun karena cedera lutut menjadi alasan utama.
Setelah menjalani pengobatan serius, cedera tersebut berangsur-angsur sembuh. Masa istirahat yang cukup lama diyakini ikut menghilangkan masalah yang dialami lututnya kala itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alasan utama saya kembali bermain adalah membantu klub ini, tapi juga karena saya ingin bermain," terang pemain yang dulu terkenal dengan kecepatan lari dan tendangan geledek kaki kirinya itu , seperti dikutip Reuters, Senin (11/8/2008).
Pertimbangan Overmars untuk kembali ke lapangan karena penilaiannya sendiri bahwa ia masih memiliki kapabilitas sebagai pemain, seperti apa yang sudah ditunjukkannya dalam laga testimonial untuk Jaap Stam di Zwolle dua pekan silam.
"Penampilan itu juga mengejutkan saya, mudah sekali saat itu (untuk beradaptasi) dan mengetahui bahwa saya masih memiliki kecepatan. Saya memang pensiun empat tahun lalu dan sejak itu hanya latihan seminggu sekali, tapi niat besar saya ternyata sangat membantu," tutur mantan pemain Ajax Amsterdam itu lagi.
Adapun Go Ahead Eagles Deventer merupakan tim divisi dua liga Belanda. Klub ini adalah tempat di mana Overmars memulai karir profesionalnya sebagai pemain di musim 1990-91.
(ian/key)










































