Belanda Gagal Balas Dendam

Pertandingan Ujicoba

Belanda Gagal Balas Dendam

- Sepakbola
Kamis, 21 Agu 2008 02:22 WIB
Belanda Gagal Balas Dendam
Moskow - Belanda bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Rusia dalam pertandingan persahabatan. Hasil ini membuat Oranje gagal membalaskan dendam kekalahan mereka di Euro 2008.

Di perempatfinal Euro 2008 di Austria-Swiss dua bulan lalu, Belanda dipecundangi Rusia 1-3. Padahal Belanda yang ketika itu diasuh pelatih Marco van Basten lebih diunggulkan.

Wajar bila pertandingan persahabatan kontra Rusia yang dilangsungkan di Moskow, Kamis (21/8/2008) dinihari WIB, dianggap sebagai kesempatan pas bagi Belanda untuk membalas dendam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesempatan untuk membalas itu tampaknya terbuka lebar karena Belanda unggul 1-0 semenjak menit ke-23. Keunggulan itu buyar di bilangan menit 76 ketika Rusia menyamakan skor jadi 1-1.

Rusia yang masih tetap di bawah asuhan pelatih bertangan dingin, Guus Hiddink, membuka peluang di menit ke-10. Roman Pavlyuchenko lolos di sisi kanan dan melepas umpan silang. Tendangan pemain Rusia masih menyamping di kanan gawang Belanda.

Menit ke-23, Belanda membuka keunggulan lewat gol cantik yang dicetak oleh Robin van Persie dengan sebuah tendangan keras melengkung kaki kiri yang menembus jala kiper Igor Akinfeev.

Gol bermula dari tendangan bebas Rafael van der Vaart yang menimbulkan kemelut di kotak penalti Rusia. Bola muntah jatuh di kaki Van Persie yang segera menyambutnya dengan sepakan keras. Gol! 1-0 untuk tim tamu.

Setengah jam pertandingan berjalan, Belanda mendapat dua peluang beruntun. Pertama, tendangan cungkil Van Der Vaart digagalkan oleh Akinfeev. Dari sepak pojok yang dihasilkan, Van Persie menanduk bola ke arah gawang. Namun kesigapan Akinfeev menepis si kulit bundar menggagalkan peluang Belanda.

Tak sampai semenit, Rusia justru nyaris membuat kedudukan sama kuat. Sebuah umpan mendatar Vladimir Bystrov dari kanan gagal disambut Pavlyuchenko yang berdiri bebas di mulut gawang Belanda.

Sepuluh menit memasuki babak kedua, Arjen Robben menyia-nyiakan peluang menggandakan keunggulan. Sebuah umpan lambung dilepas dari lapangan tengah kepada Robben. Akinfeev yang datang menyongsong gagal merebut bola.

Robben menguasai bola sepenuhnya dan Akinfeev mengejar di belakangnya. Meski beberapa pemain Belanda dalam posisi bebas, Robben memilih melepas tembakan yang gagal menemui sasaran karena melebar.

Keunggulan Belanda musnah di menit ke-76. Sebuah akselerasi Dimitry Torbinsky di kotak penalti Belanda harus dihentikan oleh Giovanni van Bronckhorst dengan sebuah tekel. Wasit menghukum Belanda dengan sepakan penalti.

Tendangan 12 pas bagi tuan rumah dieksekusi oleh Konstantin Zyrianov. Tanpa banyak kesulitan, tendangan keras Zyrianov sukses mengecoh kiper Marten Stekelenburg dan membuat skor jadi sama kuat 1-1.

Di sisa waktu yang ada, Belanda terus mencoba memaksakan kemenangan. Pelatih Bert Maarwijk memasukkan kaki-kaki segar seperti Dirk Kuyt dan Jan Venegoor of Hesselink.

Taktik Maarwijk nyaris berbuah di menit ke-92. Sebuah umpan silan dari kiri dikuasai oleh Venegoor yang berdiri bebas di kotak penalti Rusia. Namun tendangan Venegoor gagal menjadi gol karena ditahan Akinfeev yang berjibaku menyongsong bola.

Saat peluit wasit ditiup tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-1 ini tetap bertahan.

Susunan pemain:
Rusia: Akinfeev; Yanbaev, Ignasevitch, Kolodin, Zhirkov; Bystrov (Torbinsky 64), Shemsov, Semak, Zyrianov; Arshavin (Vorobiev 87); Pavlyuchenko (Bazhenov 42)

Belanda: Stekelenburg; Heitinga, Ooijer, Mathijsen, Van Bronckhorst; Van Persie (Affelay 64), Van Bommel, De Jong, Robben (De Zeeuw 79); Van Der Vaart (Kuyt 60); Huntelaar (Venegoor 59)



(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads