Dibanding tujuh grup lainnya, barangkali persaingan di Grup D diperkirakan paling seru. Liverpool tentu saja tetap favorit, tapi PSV Eindhoven, Marseille, dan Atletico Madrid memiliki kekuatan yang relatif seimbang.
PSV adalah raksasa Belanda dan pernah menjadi juara Eropa di musim 1987/1988. Predikat mereka saat ini adalah juara Eredivisie empat musim terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Atletico Madrid sedang mencoba mengembalikan reputasinya sebagai klub hebat di Spanyol. Musim lalu mereka tergolong berhasil karena finish di peringkat empat La Liga -- capaian terbaiknya dalam lebih dari satu dekade terakhir, serta menembus babak 32 besar Piala UEFA.
Dengan sederet pemain bintang seperti Maxi Rodriguez, Kun Aguero, Simao Sabrosa, Luis Garcia, Diego Forlan, dan Tomas Ujfalusi, adalah gegabah jika meremehkan skuad asuhan Javier Aguirre tersebut. Atletico masuk putaran grup setelah menaklukkan klub bagus Jerman, Schalke 04, di babak kualifikasi dengan agregat 4-1.
Bagaimana dengan Liverpool? Dalam beberapa tahun ini prestasi The Reds di kancah domestik memang cenderung statis tak memuaskan. Namun mereka selalu punya keberuntungan tersendiri di kancah Eropa. Buktinya, dalam empat musim terakhir mereka dua kali masuk final dan tampil sebagai juara di tahun 2005.
Liverpool masuk babak grup Liga Champions musim ini dengan kerja keras, melalui babak kualifikasi. Mereka baru bisa mengalahkan Standard Liege di menit 118 di leg kedua di Anfield kemarin.
Selain Grup D, persaingan cukup tinggi sepertinya bakal terjadi di Grup F dan G. Lyon dan Bayern Munich memang lebih favorit di Grup F, tapi Steuau Bucharest dan Fiorentina bisa menjadi batu ganjalan yang cukup sulit. Fiorentina dalam dua musim terakhir performanya di Seri A cukup bagus, berkat polesan tangan Cesare Prandelli.
Di Grup G, Arsenal dan FC Porto juga akan mendapat rintangan berarti dari Fenerbahce, yang musim lalu mampu bertahan hingga perempatfinal. Dinamo Kiev mungkin akan berusaha lebih keras lagi setelah musim lalu menjadi juru kunci di penyisihan grup.
Sementara itu Chelsea dan Roma sepertinya akan mendominasi Grup A, demikian pula Inter Milan dan Werder Bremen di Grup B. Inter punya nilai menarik tersendiri karena kali ini mereka dilatih Jose Mourinho yang pernah menjadi juara Eropa di tahun 2004, dan minimal menembus babak perempatfinal bersama Chelsea.
Real Madrid dan Juventus juga kemungkinan besar takkan menghadapi gangguan berarti di Grup H. Tim debutan Bate Borisov sepertinya akan menjadi bulan-bulanan, tapi Zenit St Petersburg mungkin akan lumayan merepotkan karena mereka adalah juara Piala UEFA 2008. Tapi klub besutan Dick Advocaat ini belum berpengalaman di Liga Champions karena baru ini kali mereka tampil di kompetisi ini.
Bagaimana dengan sang juara bertahan Manchester United, yang berada di Grup E bersama Villarreal, Celtic, dan Aalborg? Dua musim lalu "Setan Merah" juga satu grup dengan Celtic. Hasilnya, mereka kalah 0-1 di Skotlandia, lalu menang 3-2 di Old Trafford.
Villarreal pernah memberi kenangan buruk buat MU di musim 2005/2006. Dua kali mereka ditahan imbang 0-0 oleh "Kapal Selam Kuning", dan di musim ini anak-anak asuhan Alex Ferguson menjadi juru junci grup alias gagal ke fase knockout. Meski begitu, tetaplah MU dinomorsatukan sebagai favorit lolos dari grup ini.
Klub favorit yang barangkali tidak mendapat lawan sepadan adalah Barcelona. Di atas kertas Sporting Lison, Basel, Shakhtar Donetsk kelasnya masih di bawah raksasa Spanyol itu. Setelah menuai kegagalan di musim lalu, El Barca sedang merajut kembali kehebatannya bersama pelatih Pep Guardiola, yang memasukkan klub Catalan ini ke babak grup setelah menang agregat 4-1 atas Wisla Krakow di babak kualifikasi.
Jadwal pertandingan Liga Champions
Matchday I: 16/17 September
Matchday II: 30 September/1 Oktober
Matchday III:21/22 Oktober
Matchday IV: 4/5 November
Matchday V: 25/26 November
Matchday VI: 9/10 Desember (a2s/lin)











































