Sabtu (30/8/2008) dinihari WIB, Zenit sukses merengkuh titel juara Piala Super Eropa usai menaklukkan MU 2-1 di Stadion Stade Louis II, Monako. Trofi tersebut merupakan yang pertama yang mereka raih di ajang Piala Super Eropa.
Kini, usai membuktikan diri bisa mengalahkan juara Liga Champions, Zenit menargetkan sesuatu yang lebih besar lagi. Dalam undian Liga Champions yang dilakukan hari Jumat (29/8) lalu, mereka ditempatkan di Grup H bersama Real Madrid dan Juventus. Nah, Juve dan Madrid-lah yang selanjutnya ingin mereka taklukkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kami telah memberikan peringatan (dengan mengalahkan MU) jadi semua orang tahu apa yang bisa diharapkan dari kami. Tetapi Liga Champions berbeda dari pertandingan hari ini yang lebih tampak seperti pertandingan persahabatan. Liga Champions jauh lebih penting lagi," tandasnya.
"Saya bangga dengan skuad saya, kami juga memiliki pemain yang bagus di bench. Jadi, tak perlu membeli pemain lagi--selama semuanya tetap tinggal," pungkasnya.
Sekadar mengingatkan, sebelum mengalahkan The Red Devils, Zenit telah menunjukkan kapasitas mereka dalam mengalahkan tim raksasa. Dalam jalan mereka menuju tangga juara Piala UEFA musim lalu, Pavel Pogrebnyak dkk. terlebih dulu menyingkirkan Bayern Munich di semifinal.
(roz/roz)











































