Dengan diwarnai hattrick Robin van Persie, Manchester United telah mengakhiri perburuan gelar juara. Pemain berkebangsaan Belanda itu juga hampir pasti jadi pencetak gol terbanyak karena pesaingnya --yang sama-sama mempunyai poin di atas 200--, Luis Suarez, harus mengakhiri musim dengan diganjar hukuman 10 laga.
Man City juga mungkin kekurangan motivasi karena hampir pasti mendapat tiket ke Liga Champions. Apalagi Vincent Kompany dkk. dalam sisa lima laga akan menghadapi lawan relatif mudah. Kesempatan ini bisa jadi digunakan Sir Alex Ferguson dan Roberto Mancini untuk menurunkan pemain lapis kedua, atau bahkan pemain muda. Namun ini dengan catatan, bahwa laga vs Arsenal terlalu bergengsi untuk dilakoni dengan santai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GK β Artur Boruc | Dalam 6 laga terakhir, Boruc membuat Southampton menjadi tim paling solid pertahanannya dengan hanya kebobolan 3 gol dan mencetak 3 cleansheet. Nampaknya Boruc akan mengulangi prestasinya lagi saat menjamu WBA yang hanya mencetak 3 gol dalam 4 laga terakhir Premier League.
DEF β Leighton Baines | Tiga cleansheet dari tiga pertandingan kandang terakhir cukup menjadi bekal bagi jajaran pertahanan Everton untuk menjamu Fulham. Apalagi Fulham juga hanya mencetak satu gol dalam empat laga terakhir mereka. Walau dalam 3 laga terakhir Distin menghasilkan lebih banyak poin, namun Baines kami pilih karena lebih konsisten dan berpotensi saat menyerang. Selain sebagai pengambil bola mati (termasuk penalti), Baines membuktikan kemampuannya sebagai penyerang dengan menciptakan 12 peluang, 1 assist, 5 tembakan (4 diantaranya diblok).
DEF β Jan Vertonghen | Dari 5 laga terakhir Spurs, Vertonghen telah mencetak tiga gol dan 2 assist. Namun yang mengejutkan adalah ketiga gol tersebut dicetak saat bertandang. Ini sebuah bekal yang baik saat harus bertandang ke DW Stadium, terutama dalam upaya menjaga asa ke Liga Champions. Wigan sendiri dalam 2 laga terakhirnya gagal mencetak gol, dan hanya mencetak dua gol dalam empat penampilan terakhirnya. Sebuah potensi bagi SuperJan untuk mempersembahkan 4 poin.
DEF β Robert Huth | Huth mungkin hanya mencetak satu gol sepanjang musim. Namun, dalam 4 laga terakhirnya, Huth merupakan bek Stoke yang paling banyak terlibat dalam penyerangan. Dalam 4 laga tersebut, Huth melakukan 21 sentuhan dalam kotak penalti dan 9 tembakan ke gawang. Andai melawan Norwich, yang tanpa cleansheet dalam 5 laga terakhirnya, Huth tidak juga mencetak gol, kita masih dapat berharap 4 poin dari cleansheet. Ini mengingat Norwich hanya mampu melesakkan 2 gol dalam 6 laga terakhir mereka.
DEF β David Luiz | Menjadi andalan Rafa Benitez baik di BPL maupun Liga Europa, David Luiz nampaknya mendapat jaminan starter di laga melawan Swansea ini. Dari lima laga terakhir BPL, Luiz sendiri telah membuat satu gol, dua assist, tiga cleansheet dan lima bonus poin. Sebuah golnya di laga semifinal Liga Europa semalam juga mengukuhkan Luiz sebagai goalscoring defender. Ia sendiri fasih mencetak gol baik dari bola bola mati atau melalui tendangan kencangnya dari luar kotak penalti.
MID- Gareth Bale | Walau "hanya" melepas 4 tembakan dan menciptakan satu peluang, namun sepasang gol-assist, serta tiga bonus poin, berhasil menandai kembalinya Gareth Bale dari cedera engkel-nya. Ini tanda yang cukup bagi lebih dari 185.000 FPL Managers untuk merekrut pemain yang sudah mengumpulkan 213 pts (terbanyak nomor dua setelah RVP) per Kamis Malam WIB. Walau sejak dijaga oleh Joel Robles Wigan lebih sedikit kemasukan, namun butuh keberanian besar untuk memainkan GW35 tanpa pengambil direct freekick Spurs ini di tim #FPL kita.
MID β Juan Mata | Ketiga gelandang Chelsea ini sama-sama menyumbang poin pada GW34. Juan Mata sendiri memberikan assist bagi Eden Hazard dan Oscar. Dicadangkan melawan Basel pada jumat malam, nampaknya Juan Mata sudah ada di starting XI Chelsea saat menjamu Swansea. Tugasnya sebagai pengambil sepak pojok dan tendangan bebas memperbesar peluangnya untuk menyumbang poin dari assist atau gol saat menjamu Swansea yang kebobolan sepuluh gol dalam empat laga tandangnya.
MID β Marouane Fellaini | Dalam 2 laga terakhir, Fellaini bermain lebih dalam di lini tengah Everton yang membuatnya tidak terlalu eksplosif. Namun, Fellaini tetap kami percaya masuk starting XI GW 35 berkat aerial ability-nya. Fellaini merupakan pemain dengan rataan sundulan ke gawang paling banyak (28 header dari 27 laga). Sementara itu, Fulham yang belum pernah cleansheet di lima laga terakhirnya, merupakan tim yang paling banyak mendapatkan sundulan ke gawang dalam 4 laga terakhir (19 header conceded).
MID β Stephane Sessegnon | Kehadiran Paolo Di Canio di Stadium of Light memberi pengaruh pada peran Sessegnon yang menyumbang double digit points di 2 laga terakhir. Dalam dua pertandingan itu ia memang telah mencetak dua gol, satu assist dan 5 bonus poin serta cleansheet. Bermain tandang mungkin jadi keuntungan bagi Sessegnon yang mencetak sepasang gol-assist justru saat tandang ke kandang Newcastle. Tentu minggu ini Sessegnon siap untuk menjebol gawang Brad Guzan yang belum pernah cleansheet sejak 8 Desember 2012.
FWD β Carlos Tevez | Selain karena minimnya pilihan striker dan kurang fitnya Sergio Aguero, empat gol Tevez dari tujuh laga terakhir juga membuat 25,9% Fantasy Managers mendaftarkan dirinya. Saat melawan Wigan, Tevez menciptakan 3 peluang, tertinggi diantara striker BPL. Sekitar 123.000 FPL managers yang merekrutnya pekan ini juga nampaknya tidak setuju jika Tevez akan kehilangan motivasi setelah harus menyerah pada perburuan juara BPL.
FWD β Jay Rodriguez | Untuk mengimbangi deretan defender dan midfielder mewah, maka kami akan memilih seorang #budget striker, Jay Rodriguez (5,2) yang hilang dari radar dalam 2 gameweek terakhir karena flu. Padahal, pada 3 laga sebelumnya ia melesakkan 3 gol dan 2 assist ke gawang Liverpool, Reading, dan Chelsea dan menghasilkan 30 pts dari GW30-GW32. Di kurun waktu tersebut, Jay Rod menikmati sentuhan dan taktik Pochettino untuk menjadi striker dengan tembakan terbanyak, bahkan melampaui RVP dan Suarez. Rickie Lambert bisa jadi opsi bagi Anda yang tak bermasalah dengan budget.
SUB
GK β Alex McCarthy | Kiper muda Reading yang sukses membuat 12 penyelamatan saat menahan imbang Liverpool dan 6 saves saat kalah dari Norwich minggu lalu kami percayakan di bangku cadangan. Sebuah cleansheet dapat kita harapkan saat McCarthy menghadang serangan QPR yang hanya menghasilkan 1 gol dalam 3 laga terakhirnya. Paling tidak serangkaian penyelamatan McCarthy akan memberi poin tambahan.
DEF β Nathaniel Clyne | seorang #budget defender lagi (4,2) kami masukan dalam skuat. Clyne menjadi bagian dari pertahanan solid The Saints yang mencetak 2 cleansheet dan hanya kebobolan 3 gol dalam 5 laga terakhirnya.
MID β Philippe Coutinho | mengawali karier di BPL dengan dua gol dan tiga assist, sinar Coutinho malah meredup dalam tiga laga terakhirnya. Namun Coutinho yang memantapkan diri sebagai bagian dalam skema permainan Brendan Rodgers ternyata telah melepas 11 tembakan dan 5 peluang dalam empat laga. Sebuah potensi poin melawan Newcastle yang kebobolan 8 gol dalam 4 laga terakhir (terbanyak di BPL bersama Fulham, QPR dan Reading) dan akan bermain tanpa Tim Krul.
FWD β Christian Benteke | Sebelum RVP melakukan hattrick vs Villa, Benteke merupakan pencetak gol terbanyak BPL di tahun 2013. Setelah libur dua pekan dalam mencetak gol, kami yakin Benteke motivasi tinggi mencetak gol untuk membawa Villa lepas dari zona degradasi akan kembali. Namun ini harus diuji oleh pertahanan Sunderland yang bersih dari gol di dua laga terakhir berkat sentuhan Di Canio. Mari kita harapkan sebuah laga sarat gol dengan Benteke dan Sessegnon ada di tim GW35 ini.
Β

=====
*Akun Twitter penulis: @YudhaAsmara dari @panditfootball
(roz/din)











































