Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Selasa, 09 Jan 2018 15:29 WIB

Bantul - Sebelum melawan Indonesia Selection, timnas Islandia menggelar latihan pertama di Yogyakarta. Mereka pun merasakan perbedaan suhu yang jauh dari negara asalnya.

Timnas Islandia berlatih di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (9/1/2018). Latihan dimulai pukul 11.30 WIB.

Dalam latihan yang berlangsung di bawah cuaca cerah itu, para pemain Islandia dibagi ke dalam tiga kelompok.

Ketiga kiper Islandia menjalani latihan terpisah di gawang sisi selatan lapangan.

Sementara itu, para pemain lainnya menjalani latihan passing ringan.

Berlatih di bawah suhu hampir mencapai 30 derajat celcius tentu jadi tantangan untuk skuat Islandia. Di Reykjavík yang masih musim dingin, suhu udara berada di kisaran 6 derajat celcius.

Rehidrasi pun menjadi penting bagi para pemain Islandia di tengah cuaca panas. Mereka menyiapkan banyak air minum selama latihan.

Ini merupakan latihan pertama timnas Islandia setelah menginjakkan kaki di Yogyakarta. Tim berjuluk Our Boys itu akan bertanding melawan Indonesia Selection di Stadion Maguwoharjo pada hari Kamis (11/1/2018).

Latihan timnas Islandia selanjutnya digelar tertutup. Awak media hanya diperbolehkan meliput selama 20 menit.

Skuat Islandia terlihat meninggalkan Stadion Sultan Agung sekitar pukul 13.00 WIB. Usai menjalani latihan, mereka tetap ramah melayani permintaan tanda tangan maupun foto dari penggemar.
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat
Timnas Islandia: Dari Dinginnya Reykjavik ke Yogyakarta yang Hangat