Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat

ADVERTISEMENT

Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat

Getty Images - Sepakbola
Senin, 05 Sep 2022 20:08 WIB

Jakarta - Bournemouth memecat Scott Parker sebagai manajer setelah digilas Liverpool. Setelah itu, manajer mana yang akan bernasib sama?

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 22: Brendan Rogers, Manager of Leicester City acknowledges the fans following victory in the Carabao Cup Third Round match between Millwall and Leicester City at The Den on September 22, 2021 in London, England. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)

Leicester City berada di dasar klasemen dengan satu poin dari enam laga Liga Inggris. Beradasrkan koefisien terbaru yang disediakan oleh Olbg.com, manajer Brendan Rodgers paling berpeluang dipecat dalam waktu dekat dengan koefisien 1/3. (Foto: Getty Images/Justin Setterfield)

BIRMINGHAM, ENGLAND - MAY 18: Steven Gerrard head coach of Aston Villa talks to the press during a press conference at Bodymoor Heath training ground on May 18, 2022 in Birmingham, England. (Photo by Neville Williams/Aston Villa FC via Getty Images)

Steven Gerrard mendapat sedikit ruang untuk bernapas dengan hasil imbang 1-1 melawan Manchester City. Namun, hasil itu menempatkannya di urutan kedua sebagai manajer yang berpotensi dipecat dengan koefisien 6/1. (Foto: Aston Villa FC via Getty Images/Neville Williams)

LEEDS, ENGLAND - AUGUST 21: Thomas Tuchel the manager / head coach of Chelsea reacts during the Premier League match between Leeds United and Chelsea FC at Elland Road on August 21, 2022 in Leeds, United Kingdom. (Photo by Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)

Chelsea baru saja meraih kemenangan atas West Ham dan duduk di posisi keenam dengan 10 poin. Hasil itu tampaknya belum memuaskan sehingga bikin Tuchel ada di urutan ketiga sebagai manajer yang dijagokan bakal dipecat dengan koefisien 11/1. (Foto: Getty Images/Robbie Jay Barratt - AMA)

WOLVERHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 28:  Bruno Lage, the manager of Wolverhampton Wanderers looks on during the Premier League match between Wolverhampton Wanderers and Newcastle United at Molineux on August 28, 2022 in Wolverhampton, England. (Photo by David Rogers/Getty Images)

Manajer Wolverhampton Wonderers, Bruno Lage di urutan keempat berpotensi dipecat meski akhirnya bisa menang 1-0 atas Southampton saat sudah berjalan enam pekan. Bruno Lage punya koefisien 12/1. (Foto: Getty Images/David Rogers)

LONDON, ENGLAND - APRIL 03: Frank Lampard, Manager of Everton looks on prior to the Premier League match between West Ham United and Everton at London Stadium on April 03, 2022 in London, England. (Photo by Julian Finney/Getty Images)

Everton belum menang dari enam laga sejauh ini dan cuma meraih empat poin. Manajer Frank Lampard berpeluang dipecat dengan koefisien 12/1. (Foto: Getty Images/Julian Finney)

SOUTHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 30: Head Coach Ralph Hasenhuttl of Southampton celebrates by squeezing a bottle of water after Adam Armstrong of Southampton scores a goal to make it 2-1 during the Premier League match between Southampton FC and Chelsea FC at Friends Provident St. Mary's Stadium on August 30, 2022 in Southampton, England. (Photo by Robin Jones/Getty Images)

Ralph Hasenhuttl harus segera memperbaiki laju Southampton yang sedang tak konsisiten. Meski punya dua kemenangan, dia bisa saja dengan koefisien 16/1. (Foto: Getty Images/Robin Jones)

NOTTINGHAM, ENGLAND - SEPTEMBER 03: Nottingham Forest's manager Steve Cooper looks on during the Premier League match between Nottingham Forest and AFC Bournemouth at City Ground on September 3, 2022 in Nottingham, United Kingdom. (Photo by Andrew Kearns - CameraSport via Getty Images)

Nottingham Forest sudah belanja besar-besaran dan masih duduk di posisi ke-19 dengan empat poin. Steve Cooper diperkirakan bakal dipecat oleh bursa taruhan dengan koefisien 16/1. (Foto: CameraSport via Getty Images/Andrew Kearns - CameraSport)

SINSHEIM, GERMANY - NOVEMBER 20: Jesse Marsch, Head Coach of RB Leipzig arrives at the stadium prior to the Bundesliga match between TSG Hoffenheim and RB Leipzig at PreZero-Arena on November 20, 2021 in Sinsheim, Germany. (Photo by Sebastian Widmann/Getty Images)

Leeds United cuma meraih satu poin dari tiga laga terakhir. Jesse Marsch memiliki koefisien 20/1 sebagai pelatih yang bakal dipecat. (Foto: Getty Images/Sebastian Widmann)

LIVERPOOL, ENGLAND - JANUARY 01: West Ham United Manager, David Moyes looks on prior to the Premier League match between Everton and West Ham United at Goodison Park on January 01, 2021 in Liverpool, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)

West Ham berada di zona degradasi dengan empat poin, namun David Moyes tampaknya masih sulit goyah dari kursi kepelatihan karena punya koefisien 22/1. (Foto: Getty Images/Alex Pantling)

LIVERPOOL, ENGLAND - SEPTEMBER 01: Everton manager Marco Silva is seen during the Premier League match between Everton FC and Huddersfield Town at Goodison Park on September 1, 2018 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Ian MacNicol/Getty Images)

Marco Silva ada di urutan terakhir dari 10 besar pelatih yang berpotensi dipecat. Karena tak dijagokan petaruh, Manajer Fullham itu punya koefisien 25/1. (Foto: Ian MacNicol/Getty Images)

Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat
Deretan Manajer Liga Inggris yang Kini Dijagokan Bakal Kena Pecat

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT