Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia

ADVERTISEMENT

Foto SepakBola

Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia

Pool - Sepakbola
Senin, 03 Okt 2022 13:35 WIB

Jakarta - Dunia Sepakbola Indonesia akan selalu mengingat Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan Aremania. Stadion megah inilah yang menjadi saksi bisunya.

Foto udara kondisi Stadion Kanjuruhan usai kerusuhan di stadion tersebut, Malang, Jatim, Minggu (2/10/2022). Berdasarkan data dari Rumah Sakit Saiful Anwar hingga pukul 13:00 WIB sedikitnya 129 korban dilaporkan meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut. ANTARA FOTO/Naufal Ammar/zk/foc.

Foto udara kondisi Stadion Kanjuruhan usai kerusuhan di stadion tersebut, Malang, Jatim, Minggu (2/10/2022). (ANTARA FOTO/Naufal Amma)

Foto udara kondisi Stadion Kanjuruhan usai kerusuhan di stadion tersebut, Malang, Minggu (2/10/2022). Berdasarkan data dari Rumah Sakit Saiful Anwar hingga pukul 13:00 WIB sedikitnya 129 korban dilaporkan meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut. ANTARA FOTO/Naufal Ammar/zk/foc.

Stadion Kanjuruhan adalah sebuah stadion sepak bola yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia. Kapasitasnya berjumlah 42.449 penonton. (ANTARA FOTO/Naufal Amma)

Policemen stand guard outside the Kanjuruhan stadium in Malang, East Java, on October 2, 2022. - At least 127 people died at a football stadium in Indonesia when fans invaded the pitch and police responded with tear gas, triggering a stampede, authorities said on October 2. (Photo by Juni Kriswanto / AFP) (Photo by JUNI KRISWANTO/AFP via Getty Images)

Polisi berjaga di luar stadion Kanjuruhan di Malang. Stadion ini merupakan kandang Arema FC yang bermain di Liga 1 dan Persekam Metro FC yang bermain di Liga 3.  (Juni Kriswanto/AFP/Getty Images)

Motorists commute outside Kanjuruhan stadium the morning after a football match between Arema FC and Persebaya Surabaya in Malang, East Java on October 2, 2022. - At least 127 people died at a football stadium in Indonesia when fans invaded the pitch and police responded with tear gas, triggering a stampede, authorities said on October 2. (Photo by PUTRI / AFP) (Photo by PUTRI/AFP via Getty Images)

Suasana di patung singa yang dibangun sebagai bentuk kecintaan untuk Arema FC saat tragedi Kanjuruhan. Nama stadion ini berasal dari Kerajaan Kanjuruhan, kerajaan bercorak Hindu yang berdiri pada abad ke-6 di wilayah Malang sekarang. (Putri/AFP/Getty Images)

People examine the damage following a soccer match stampede at the Kanjuruhan Stadium in Malang, East Java, Indonesia, Sunday, Oct. 2, 2022. Panic at an Indonesian soccer match after police fired tear gas to to disperse supporters invading the pitch left over 100 people dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Hendra Permana)

Orang-orang melihat kondisi Stadion Kanjuruhan yang rusak akibat kerusuhan. Sejak Sabtu (1/10/2022) orang-orang akan melihat stadion ini dengan cara yang berbeda, karena di Stadion Kanjuruhan inilah tragedi paling kelam dunia sepakbola Indonesia terjadi. (AP Photo/Hendra Permana)

A pair of sneakers sit trampled in the stands of Kanjuruhan Stadium following a deadly soccer match stampede, in Malang, East Java, Indonesia, Sunday, Oct. 2, 2022. Panic at an Indonesian soccer match after police fired tear gas to to disperse supporters invading the pitch left over 100 people dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Hendra Permana)

Sepasang sepatu milik suporter Arema tertinggal di tribun stadion usai kerusuhan. Tribun 12 jadi salah satu saksi bisu mencekam Tragedi Kanjuruhan setelah laga Arema FC vs Persebaya. (AP Photo/Hendra Permana)

This picture taken on October 1, 2022 shows security personnel (lower) on the pitch after a football match between Arema FC and Persebaya Surabaya at Kanjuruhan stadium in Malang, East Java. - At least 127 people died at a football stadium in Indonesia late on October 1 when fans invaded the pitch and police responded with tear gas, triggering a stampede, officials said. (Photo by AFP) (Photo by STR/AFP via Getty Images)

Polisi menembakkan gas air mata, membuat para suporter di tribun panik. 125 orang meninggal dunia akibat sesak nafas dan terhimpit. Kepanikan melanda mereka yang berdesakkan untuk keluar dari stadion. (AFP/Getty Images)

Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia
Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia
Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia
Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia
Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia
Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia
Stadion Kanjuruhan, Saksi Bisu Tragedi Paling Kelam Sepakbola Indonesia

ADVERTISEMENT