sepakbola

7 Pemain yang Beda Timnas dengan Sang Ayah

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video Infografis

7 Pemain yang Beda Timnas dengan Sang Ayah


Adhi Prasetya - detikSepakbola

Luca Zidane tampil di Piala Afrika 2025 bersama Aljazair. Kiper Granada itu adalah anak Zinedine Zidane yang merupakan ikon sepakbola Prancis. Darah Afrika mengalir dari sang kakek. Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images

Winger Pisa Louis Buffon memperkuat Republik Ceko U-19 yang merupakan negara asal ibunya ketimbang mengikuti jejak sang ayah, Gianluigi Buffon yang terkenal bersama Timnas Italia. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Jack Fletcher sedang mengikuti jejak ayahnya, Darren Fletcher yang memulai karier di Manchester United. Namun urusan timnas, saat ini ia membela Inggris U-19, berbeda dengan sang ayah yang memilih Skotlandia. Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA

Gelandang Marseille Timothy Weah memilih membela Amerika Serikat yang merupakan negara tempatnya lahir ketimbang mengikuti jejak sang ayah yang merupakan peraih Ballon d'Or 1995, George Weah, yang 75 kali memperkuat Timnas Liberia. Foto: Getty Images via AFP/CANDICE WARD/USSF

Eks pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dikenal sebagai bomber Timnas Belanda saat bermain. Namun ayahnya, Kenneth Kluivert, bermain untuk Suriname di tahun 1960-an. Foto: REUTERS/Stringer

Thiago Alcantara yang baru pensiun tahun lalu tercatat 46 kali memperkuat Timnas Spanyol. Namun ayahnya, Mazinho, berhasil memenangi Piala Dunia 1994 bersama Brasil. Foto: Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno

Jonathan Klinsmann yang lahir di Jerman memilih Amerika Serikat yang merupakan negara ibunya. Ia sudah empat kali masuk skuad AS tahun ini meski belum dipercaya main. Kiper Cesena itu adalah anak Jurgen Klinsmann, yang memenangi Piala Dunia 1990 bersama Jerman. Foto: Getty Images/John Dorton/ISI Photos/USSF

Luca Zidane tampil di Piala Afrika 2025 bersama Aljazair. Kiper Granada itu adalah anak Zinedine Zidane yang merupakan ikon sepakbola Prancis. Darah Afrika mengalir dari sang kakek. Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images
Winger Pisa Louis Buffon memperkuat Republik Ceko U-19 yang merupakan negara asal ibunya ketimbang mengikuti jejak sang ayah, Gianluigi Buffon yang terkenal bersama Timnas Italia. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Jack Fletcher sedang mengikuti jejak ayahnya, Darren Fletcher yang memulai karier di Manchester United. Namun urusan timnas, saat ini ia membela Inggris U-19, berbeda dengan sang ayah yang memilih Skotlandia. Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA
Gelandang Marseille Timothy Weah memilih membela Amerika Serikat yang merupakan negara tempatnya lahir ketimbang mengikuti jejak sang ayah yang merupakan peraih Ballon dOr 1995, George Weah, yang 75 kali memperkuat Timnas Liberia. Foto: Getty Images via AFP/CANDICE WARD/USSF
Eks pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dikenal sebagai bomber Timnas Belanda saat bermain. Namun ayahnya, Kenneth Kluivert, bermain untuk Suriname di tahun 1960-an. Foto: REUTERS/Stringer
Thiago Alcantara yang baru pensiun tahun lalu tercatat 46 kali memperkuat Timnas Spanyol. Namun ayahnya, Mazinho, berhasil memenangi Piala Dunia 1994 bersama Brasil. Foto: Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno
Jonathan Klinsmann yang lahir di Jerman memilih Amerika Serikat yang merupakan negara ibunya. Ia sudah empat kali masuk skuad AS tahun ini meski belum dipercaya main. Kiper Cesena itu adalah anak Jurgen Klinsmann, yang memenangi Piala Dunia 1990 bersama Jerman. Foto: Getty Images/John Dorton/ISI Photos/USSF

Jakarta - Jalan hidup seorang anak tak selalu sama seperti sang ayah. Di sepakbola, ada kasus ayah dan anak memperkuat timnas yang berbeda. Ini beberapa contohnya.













Hide Ads