Nike baru-baru ini meluncurkan paket seragam baru untuk sang tuan rumah. Seperti biasa, perusahaan apparel asal Amerika Serikat itu menyisipkan teknologi modern dan inovasi terbaru di produknya.
Dimulai dari sisi kenyamanan di mana teknologi Dri-FIT masih jadi andalan Nike. Dikombinasikan dengan lubang-lubang ventilasi yang dipola melalui laser dan jalinan benang yang diproses khusus, para pemain diklaim bakal merasa sejuk sepanjang pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, seragam ini juga dibuat dengan kombinasi dua bahan yakni katun dan dan polyester daur ulang. Dua bahan ini dirajut jadi satu untuk mengatur kelembapan sekaligus menambahkan rasa nyaman dan bentuk yang tampak licin.Seperti yang telah dilakukan Nike sejak tahun 2010, setiap potong dari seragam ini dibuat dari plastik botol daur ulang, yakni 96% polyester daur ulang pada kaus, 100% pada celana, dan 78% pada kaus kaki. Setidaknya 18 buah botol plastik digunakan untuk setiap setnya.
Turun ke bagian celana dan kaus kaki. Dilabur warna biru tradisional Brasil, Nike juga menyertakan lubang-lubang ventilasi serta lubang mikro pada celana timnas Brasil, seperti di kaus, untuk kesejukan dan kelembapan.
Sedangkan di bagian kaus kaki, Nike menggabungkan pengetahuan dari dunia atletik dengan penelitian terhadap material baru dan pengolahannya, dan terciptalah kaus kaki bertitel 'Nike Elite Match Fit'. Bantalan di letakkan pada pangkal jempol dan engkel -- yang sering mendapatkan benturan -- agar lebih nyaman dan memberikan perlindungan lebih.
Kaus kaki ini juga didesain agar kaki tak mudah selip, dengan dukungan teknologi 'busur'. Sementara material-material tak berguna dikurangi untuk memaksimalkan sentuhan terhadap bola dan mengurangi 'gumpalan'.

Nah, bagian paling menarik dari seragam anyar tim yang sudah lima kali juara dunia ini justru terletak di sektor desainnya. Untuk memberikan kenyamanan dan memaksimalkan gestur setiap pemain Brasil, Nike melakukan pemindaian tiga dimensi ke masing-masing badan skuat timnas Brasil. Sehingga setiap seragam didesain khusus untuk masing-masing pemain, sesuai dengan bentuk tubuhnya yang terkini.
Setelah melakukan pemindaian terhadap bentuk badan seluruh pemain, desainer-desainer Nike lantas menggunakan datanya untuk mengembangkan bentuk kerah yang memaksimalkan kenyamanan dan cocok dengan bentuk seragamnya.
Maka muncullah desain kerah 'Y' yang membuat para pemain tampak rileks. Warna hijau di bagian kerah ini makin menegaskan tradisi warna seragam Brasil, yakni kuning-biru dengan aksen hijau.

Di bagian lambang timnas, Nike menambahkan sentuhan warna emas agar tampak lebih berkilau, sementara ukurannya juga diperbesar. Di balik lambang tersebut, di bagian dalam kaus, tercetak slogan dalam bahasa Brasil "Nascido Para Jogar Futebol", yang dalam bahasa Inggris berarti "Born to Play Football" atau jika diIndonesiakan: "Terlahir untuk Bermain Sepakbola".
Tak hanya itu, Nike yang bekerja sama dengan desainer Brasil Bruno Big membuat sebuah identitas khusus untuk seragam ini. Di bagian punggung dalam (di belakang leher) setiap seragam dicetak gambar burung kenari, yang merepresentasikan "Canarinho", julukan timnas Brasil ketika mengenakan seragam kuning.
Bahkan nama dan nomor punggung pun mendapatkan perhatian khusus dari Nike. Didesain dengan penuh kecermatan, nama dan nomor punggung tersusun dari lubang-lubang mikro demi mengatur kelembapan punggung dan kesejukan.
Tulisan nama dan nomor punggung mendapatkan sentuhan fluorescent di bagian outline-nya agar lebih tampak. Karakter tulisan di seragam anyar Brasil ini diinspirasi dari font klasik Brasil, yang jamak digunakan dalam poster-poster jalanan di negara tersebut.
Warna kuning masih jadi warna dominan. Ditambah sejumlah sentuhan dan aksen baru, jersey Brasil ini disebut-sebut makin menampakkan kelas tim pemakainya. Simpel, berkelas, cerah, dan tegas.
"Bisa memakai 'amarelinha' adalah sebuah kehormatan bagi saya dan rekan-rekan setim. Brasil adalah tempat spesial untuk bermain sepakbola, dan kami ingin bermain gigih dan menang untuk negara kami. Seragam ini membantu kami untuk melakukannya dengan teknologi dan inspirasinya," kata bintang muda Brasil Neymar.

Lalu, apakah ada kekurangan dari seragam baru Brasil ini? Hanya satu, kata sang pelatih, Luiz Flipe Scolari.
"Seragamnya hebat. Satu-satunya hal yang kurang adalah bintang keenam. Kami ingin memasangnya di sana (seragam) setelah Piala Dunia," ucapnya dikutip Guardian beberapa waktu lalu.

(raw/a2s)











































