Naga dalam mitologi kehidupan manusia jadi simbol penting akan kekuatan, kelincahan, kecepatan, dan kebijaksanaan. Oleh pabrikan apparel Jerman, Puma, karakter naga jadi sebuah alegori sempurna di lapangan hijau.
Belum lama ini Puma merilis ide terbarunya di lini sepatu sepakbola. Terinspirasi dari karakter naga, mereka menelurkan edisi teranyar EvoSPEED 1.3 dengan dilengkapi grafis reptil kuno nan legendaris tersebut.
EvoSPEED sendiri memang lini sepatu yang fokus dikembangkan untuk memberikan kecepatan dan kelincahan, maka tepat rasanya jika sosok naga jadi simbolnya. Berwarna dasar putih, Puma mengombinasikannya dengan kelir hijau dengan aksen merah pada gambar naga dan di bagian tumit yang mereplikasi kulit naga. Corak yang menyelubungi sepatu pun tak asal disematkan, namun dikombinasikan dengan teknologi teranyar milik Puma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak sekadar hiasan atau untuk mencuri perhatian, gambar naga ini memastikan kontak sepatu dengan bola menjadi optimal dan kontrol pun berada di level maksimal. Ini berkat GripTex Technology di bagian permukaan atas sepatu. Teknologi ini pula yang menjamin level tersebut terjaga di berbagai kondisi, baik kering maupun basah.
Cepat berarti mampu bereaksi dalam momentum yang sesingkat-singkatnya. Teknologi Speedtrack pada bagian sol menjamin para pemain bisa berakselerasi seketika, sehingga tak kehilangan momen.

Guna memaksimalkan pergerakan pemain, Puma turut menyematkan EverFit Cage External atau semacam rangka di kedua sisi kaki yang memberikan dukungan optimal di aspek keseimbangan. Di bagian dalam, bantalan baru menjamin kenyamanan kaki.
Menjadi cepat dan lincah tentu saja berarti ringan. Komposisi lentur dari teknologi monolayer dan microfiber di bagian atas jadi kunci sepatu ini enteng. Bobotnya? Tak lebih dari 183 gram atau masih lebih ringan dari air mineral kemasan gelas.
Seperti diketahui, sepakbola senantiasa berevolusi dan tempo permainan jadi salah satu yang saat ini memegang peran kunci. Pesepakbola dituntut bisa bereaksi dengan cepat, menerima dan memberikan umpan kapanpun dan selalu bergerak dengan cair.
Maka teknologi sepatu pun turut berkembang, terus mengalami perbaikan demi perbaikan. Dari semula dikenakan hanya untuk melindungi kaki, dibuat dari kulit tebal yang berat, kini dikembangkan khusus melalui penelitian panjang untuk memaksimalkan karakter tiap-tiap penggunanya.
Edisi naga EvoSPEED 1.3 sendiri hanya berselang hari dari edisi teranyar EvoPOWER 1.2. Jika yang disebut pertama dioptimalkan untuk kecepatan, maka Puma mengembangkan generasi EvoPOWER untuk memaksimalkan kekuatan dan akurasi tendangan.

Tiga teknologi penting yang diterapkan dalam sepatu ini adalah AccuFoam di area depan yang memberikan akurasi, Pebax Outsole & Gradual Stability di area sol yang membuat bobot menjadi ringan dan menunjang fleksibilitas, serta bagian atas atau lidah sepatu yang lentur dan mampu beradaptasi, sehingga kaki bisa bergerak leluasa layaknya tanpa mengenakan sepatu.
Dalam hal desain, sebagaimana edisi teranyar EvoSPEED 1.3, sepatu ini juga mendapatkan sentuhan grafis yang terinspirasi dari naga. Bagian belakangnya mereplikasi corak kulit naga.

Dua lini baru sepatu sepakbola Puma ini sudah menjalani debutnya masing-masing. Edisi naga EvoPOWER 1.2 dikenakan Cesc Fabregas kala membawa Chelsea menaklukkan Manchester United 1-0 beberapa pekan lalu di Stamford Bridge. Sementara 'Si Naga' EvoSPEED 1.3 mengantarkan Marco Reus dan Borussia Dortmund melenggang dramatis ke final DFB-Pokal, menyingkirkan rival sengitnya, Bayern Munich.
"Sepatu putih selalu jadi favorit saya, karena mereka terlihat mengilap dan mentereng. Dan Puma telah melakukan pekerjaan yang hebat dengan menambahkan grafis tambahan ini," kata Reus soal sepatu barunya.
"Saya khususnya jadi penggemar akan material baru di bagian permukan ini, dengan tampilan dan sentuhan kulit. Dan warna hijau pada gambar naga entah bagaimana mengingatkan saya pada tato saya, jadi saya amat menyukainya," imbuh penyerang internasional Jerman ini.
Tak cuma Fabregas dan Reus, sejumlah pemain lain juga akan mengenakan lini sepatu ini. Sebut saja Sergio Aguero, Radamel Falcao, Antoine Griezmann, Marco Verratti, dan Olivier Giroud. Reus dan Aguero bahkan sempat mengadu kemampuan dalam duel head to head.
Tak mau ketinggalan merasakan sensasi kekuatan sang naga? Lini ini akan tersedia di gerai-gerai Puma dan secara online pada 1 Mei mendatang.
* Foto dan Video: Puma/Tom Oldham Photography
(raw/a2s)











































