Dalam wawancaranya dengan harian Bild, Marta mengungkapkan bahwa ia dan Toni sebenarnya ingin segera dikarunia anak, walaupun mereka pun belum mengikatkan diri satu sama lain dengan talit pernikahan.
"Sejauh ini belum berhasil," cetus perempuan yang berprofesi sebagai model itu. "Kami terus berusaha dan mudah-mudahan bisa secepatnya memiliki anak."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toni tengah menghadapi periode yang berat di awal musim ini. Sebagai topskorer Bundesliga musim lalu, ia tampil buruk di Piala Eropa 2008 dan hingga kini belum lagi mengukir gol untuk skuad Azzurri. Ia juga sempat cedera cukup lama di pra-musim.
Terkait hal ini, Marta ditanya apakah turut membantu kekasihnya itu dalam mengembalikan kepercayaan dirinya. Wanita berusia 30 tahun itu mengatakan: "Tidak juga. Luca selalu jadi sosok yang sama di rumah. Dia masih tetap tertawa, sekalipun kadang-kadang permainannya buruk. Aku bangga pada dia. Dia telah mendapatkan kesuksesannya."
Marta, yang telah berpacaran dengan Toni selama sembilan tahun, juga mengungkapkan sesuatu yang mungkin tidak banyak diketahui orang. Soal apa? Selebrasi khas Toni sehabis mencetak gol, yakni mendekatkan satu tangan ke telinga, seakan-akan ingin mendengarkan penonton bersorak-sorai merayakan golnya.
"Aku rasa gaya itu manis sekali. Aku selalu tertawa melihatnya," tukas Marta. (a2s/a2s)











































