Medio Desember 2007, Ashley disebut-sebut terlibat hubungan terlarang dengan seorang wanita bernama Aimee Walton. Terlarang, karena pemain sepakbola asal klub Chelsea itu sudah terikat tali pernikahan dengan Cheryl sejak 15 Juli 2006.
Mahligai rumah tangga Ashley-Cheryl tak pelak goyah akibat skandal itu. Banyak yang memprediksi bahwa prahara tersebut akan segera mengandaskan biduk cinta pasangan tenar Inggris itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begini, Ashley masih muda dan dia memiliki mentalitas seseorang yang muda untuk usianya. Dia sedang belajar. Dia punya jiwa yang indah, dia benar-benar pria yang baik dan aku ini tidak bodoh. Aku tahu apa yang kulakukan," ucap Cheryl di The Sun.
Kebaikan hati Ashley kemudian dicontohkan Cheryl ketika dia harus kerepotan sendiri dalam membagi waktu antara sang istri dengan undangan acara amal yang datang dadakan.
"Dia sudah setuju makan malam denganku, lantas ada telepon yang memintanya untuk melakukan acara amal di malam yang sama dan dia akan bilang, 'Aku akan datang'. Lalu dia bakal terlalu takut untuk bilang padaku sampai sudah waktunya berangkat."
"Dia jadi menyulitkan diri sendiri, tapi walau itu mengganggu, aku pikir sisi itu cukup manis dalam sebuah pria. Dan juga langka," papar Cheryl.
Saat ini mungkin tak sedikit yang tidak mendukung penuh keputusan Cheryl untuk terus bersama Ashley yang telah amat menyakitinya dengan pengkhianatan. Namun, wanita berusia 25 tahun --tiga tahun lebih muda dari sang suami-- itu yakin tak keliru bertindak.
"Aku sudah cukup terpuruk untuk tahu bagaimana situasinya, dan aku bahagia. Kalau orang lain tidak (merasakan hal sama), itu masalah mereka," tegas anggota grup vokal Girls Aloud tersebut.
(krs/din)











































