Demi Marta, guard Bryant sampai menyewa helikopter untuk membawanya dari tempat latihan Lakers ke Home Depot Center, markas dari Los Angeles Sol.
Di Home Depot Center, Bryant langsung memanfaatkan waktunya untuk bertemu pemain bernama lengkap Marta Vieira da Silva itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, Marta termasuk salah satu "cita-cita" Bryant di Olimpiade 2008 silam. "Ada tiga hal yang saya inginkan di Beijing, musim panas tahun lalu. Pertama, saya mendapatkan emas. Kedua, melihat Michael Phelps memecahkan rekor. Ketiga adalah menyaksikan Marta bermain," ujar pria penggemar klub Barcelona ini.
"Saya sangat beruntung semuanya bisa terwujud. Saat ini, saya sangat bersemangat karena Marta berada di sini," tambah pemain Lakers bernomor punggung 24 itu.
Bahkan, lewat pemain yang mengantongi gelar pesepakbola putri terbaik dunia sebanyak tiga kali ini pula, Bryant memotivasi putrinya bermain di kompetisi sepakbola AYSO, yaitu kompetisi untuk anak-anak berusia antara lima hingga 19 tahun.
"Awalnya, putri saya, Natalia, tidak paham apa yang harus ia lakukan. Di rumah, saya mengajak ia menonton YouTube soal permainan Marta," kata Bryant.
"Natalia menyaksikan video itu selama 15 menit. Dia baru enam tahun, tapi dia sudah bisa berkata bahwa aksi Marta luar biasa."
"Apa yang Marta lakukan adalah fenomenal. Luar biasa. Kemampuan Marta adalah anugerah. Apa yang dia lakukan di lapangan belum pernah saya lihat dilakukan oleh pemain lain, baik itu pemain putra maupun putri," tambah Bryant.
Kobe pun menutup pujiannya pada Marta. "Saya adalah Marta-nya NBA," pungkas Bryant.
(a2s/roz)











































