Hubungan pemain berusia 19 tahun itu dengan Brito--yang dua tahun lebih tua darinya--sudah terjalin cukup lama. Bahkan sejak sebelum Pato hijrah ke Italia untuk bermain bagi Milan.
Jauh dari sang kekasih, Pato kerap mengekspresikan rasa cintanya dengan membuat simbol hati dengan tangannya ketika berselebrasi mencetak gol. Hal ini pun sempat menjadi headline di koran-koran lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat setahun setelah pertunangan itu, mereka pun akhirnya mengikat janji di sebuah gereja bernama Sao Francisco de Paula, Kamis (9/7/2009) dinihari WIB. Upacara pernikahan yang dilangsungkan di gereja di pusat kota Rio de Janeiro itu hanya dihadiri oleh teman dan kerabat, tertutup dari media.
Dilansir Reuters, sesudahnya mereka pun menggelar pesta pernikahan di hotel Coppacabana Palace. Di 250 undangan yang hadir dalam pesta ini, ada pula Kaka dan wakil dari Milan, Ariedo Braida.
Dalam situs resminya, Milan memberikan selamat kepada Pato dan Brito. "Keluarga Rossoneri ingin memberikan selamat untuknya. Congratulations, Patinho!"
Selamat berbahagia, Pato-Brito.
(roz/arp)











































