Drogba merasa peduli dengan masalah kesehatan yang kurang dirasakan di kampung halamannya di Abidijan. Membangun rumah sakit pun menjadi target besar pertama yang akan dilakukan oleh yayasan yang dimiliki oleh Drogba.
Striker Pantai Gading ini pun berharap para suporternya bisa tahu apa yang dilakukannya setelah di luar lapangan. "Menyedihkan orang tidak mengerti saya tapi itu tak pernah terlambat," ungkap Drogba seperti dilansir situs resmi Chelsea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Drogba mengungkapkan bahwa dia telah meninggalkan Pantai Gading sejak berusia enam tahun. Namun dia selalu merindukan kampung halamannya saat merumput di Inggris dan berusaha pulang jika ada kesempatan.
"Setiap ada kesempatan saya ingin kembali, meskipun jika saya menghabiskan tujuh tahun tanpa datang, saya merindukannya. Itu sebabnya mengapa saya merasa sangat bangga dengan negara saya," tukas Drogba.
Drogba tampaknya memang cukup peduli dengan kesehatan masyarakat. Penyerang berusia 31 tahun ini juga telah menjadi duta dari Nike dan RED sebuah LSM yang menangani penderita AIDS, TBC dan Malaria.
(key/din)











































