Sepatu super mahal itu adalah milik Sir Stanley Matthews, yang dipakainya saat tampil membela Blackpool di final Piala FA 1953 melawan Bolton Wanderers.
Heroiknya Matthews adalah dia bermain luar biasa, sangat inspirasional pada pertandingan itu. Blackpool tampil mencengangkan dengan membalikkan keadaan dari tertinggal 1-3 menjadi menang 4-3 saat pertandingan tersisa 20 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Reuters, Kamis (25/2/2010), pada transaksi di rumah lelang Bonhams di Chester, London, sepatu bersejarah Matthew itu awalnya ditaksir akan laku 8.000 pounds. Namun, ketika palu terakhir diketok, penawaran tertinggi mencapaiΒ 38.400 pounds atau sekitar Rp 548 juta.
Matthews adalah salah satu pemain terbesar pada zamannya dan menjadi pemain pertama yang memperoleh gelar Ksatria (Knight) dari Kerajaan Inggris di tahun 1965, bahkan saat ia masih aktif sebagai pemain.
Pemain berposisi kanan luar itu merupakan orang yang memenangi edisi pertama dua penghargaan inidividu bergengsi, yakni Pemain Terbaik Eropa (1956) dan Pemain Terbaik Liga Inggris versi Jurnalis (1948). Julukan Matthews adalah 'Wizard of the Dribble' ("Penyihir Dribel") dan 'The Magician' alias "Si Tukang Sulap".
Pria yang dikenal sebagai vegetarian itu sanggup bermain di level puncak sampai umur 50 tahun. Itu menjadikannya pemain tertua yang pernah bermain di divisi teratas Liga Inggris.
Pertandingan kompetitif terakhir Sir Stanley terjadi di tahun 1970, dalam usia 55, saat membela klub Malta, Hibernians FC. Sang legenda meninggal dunia di tahun 2000 dalam usia 85, dan dua tahun kemudian dimasukkan ke dalam English Football Hall of Fame.
(a2s/krs)











































