Awan kelabu di tengah perayaan setengah abad usia Maradona itu ternyata bernama timnas Argentina, yang sempat ia antarkan ke Piala Dunia 2010 lalu, sebelum kemudian berpisah.
"Ini adalah ulang tahun tersedih dalam hidupku. Ini adalah ultah yang tak ingin aku rayakan. Aku merasa ada sesuatu di dadaku sehingga aku jadi tak bisa menikmati," ucapnya kepada suratkabar Ole yang dikutip Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Periode kelabu itu sendiri ternyata tak dimulai saat ia tak lagi melatih Tim Tango melainkan justru sebelum itu, yakni ketika Argentina tersingkir di perempatfinal.
"Saat kami out dari Piala Dunia, aku memulai masa 'berduka' dalam hati," lirihnya.
Sebelumnya konon memang ada rencana untuk membawa timnas Argentina ke San Paolo untuk bertarung dengan Napoli, klub kesayangan Maradona, sebagai kado ultah untuknya. Tapi rencana tersebut tak terwujud.
"Aku tak mendapat kado yang terindah, tim Argentina. Saat aku meniup lilin, harapanku adalah kembali ke kursi pelatih Albiceleste," tegas Maradona.
(krs/rin)











































