Saat ini mungkin tak lagi banyak yang terlalu ngeh dengan Solano. Tapi pada akhir 90-an dan awal dekade tahun 2000, pemain sayap asal Peru itu cukup menyita perhatian saat membela Newcastle selama dua periode.
Saat ini Solano yang telah berusia 35 tahun pun masih merumput di Inggris walau sempat dua musim "pulang kampung" ke Peru dan kemudian bermain di Yunani. Solano sekarang berkostum Hull City yang ia bela mulai musim panas lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Entah karena sekadar memanfaatkan waktu luang atau memang dasar hobi, Solano mengejutkan warga lokal setelah muncul tiba-tiba di Penginapan Black Horse di Little Weighton. Ia datang untuk membantu program kursus tari salsa, yang kebetulan memang sangat ia kuasai.
"Aku sudah bersalsa semenjak berusia lima tahun, ini ada di dalam darahku," ucap Solano bangga, seperti diwartakan The Sun.
"Ini musik favoritku dan saat Anda tahu gerakan dasarnya, semua orang bisa kok menarikannya," promosinya.
Sekitar 30 orang datang ke kursus yang dipimpin oleh Coco Vega sebagai instruktur, dan tentunya Solano yang ikut membantu, tersebut.
"Ini ide bagus," komentar seorang warga, Amy Jones (27 tahun).
Dengan animo yang cukup tinggi, apa Solano akan tergoda untuk meninggalkan lapangan sepakbola dan banting setir beraksi di lantai dansa? Sepertinya belum.
"Aku masih belum mau menukar sepakbola dengan salsa, tapi mungkin di masa depan," ceplos Solano yang juga dikenal terampil bermain instrumen musik terompet tersebut.
(krs/key)











































