Bukan rahasia kalau Tevez sudah memendam hasrat untuk hijrah dari Manchester City. Keinginan itu bahkan sudah beberapa kali dilontarkan si penyerang Argentina.
Musim panas ini keinginannya tersebut nyaris terpenuhi seiring minat dari Corinthians dan Inter Milan. Tetapi pada akhirnya Tevez tetap di City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku mendapatkan krisis pribadi musim panas ini," ujar Tevez kepada The People yang dikutip ESPN Star.
"Berat badanku bertambah lima atau enam kilo sehingga aku harus pergi ke klinik. Aku depresi jadinya aku makan dan makan. Hanya keluarga dan teman-temanku yang tahu ini," lanjutnya.
Bersama timnas Argentina, Tevez musim panas ini berkompetisi di Copa America 2011. Di perempatfinal, Tevez menjadi satu-satunya penendang penalti yang gagal dalam adu tos-tosan kontra Argentina, menyebabkan Tim Tango terhenti di babak itu.
Kenyataan tersebut rupanya ikut menambah beban pikiran Tevez. "Orang-orang bisa mengkritikku jika aku tidak bermain bagus, tapi mereka tidak bisa bilang, 'Ia gagal menendang penalti jadi pelatih akan dipecat.' Aku tidak tahan, Iitu adalah sebuah pikiran tak mengenakkan ke arah diriku."
(krs/krs)










































