Dikabarkan Mirror, pemain asal Denmark berusia 25 tahun tersebut sudah melakuan perusakan terhadap fasilitas yang ada di kompleks blok apartemennya sendiri di Bushey, Herts.
Ia diklaim menendang pintu-pintu di sebuah ruang gym dan juga memecahkan sebuah jendela. Para penghuni apartemen mewah tersebut turut dilaporkan mendengar suara ribut-ribut dari aksi perusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku bisa mendengar suara orang menyepak pintu-pintu. Aku berteriak agar yang pelakunya menghentikan itu, tapi aku malah balas diteriaki dengan kasar. Anda dapat mendengar suara pintu ditendang terus-menerus," ungkap seorang penghuni blok apartemen itu, seperti dilansir Mirror.
Polisi sudah memintai keterangan dari para penghuni, Senin (25/11/2013) kemarin, dengan tukang reparasi juga telah dipanggil untuk melakukan perbaikan pada fasilitas yang rusak.
Buntutnya, Bendtner dilaporkan sempat digelandang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan karena dianggap sebagai tersangka pelaku perusakan. Tetapi ia akhirnya dilepas dengan peringatan.
"Seorang pria berusia 25 tahun dari Bushey sudah mendapatkan peringatan atas tindak kriminal. Ia telah dilepas dan tak lagi berada dalam penahahan," ujar juru bicara kepolisian Hertfordshire.
Ini bukan kali pertama Bendtner bersinggungan dengan hukum. Ia pernah ditahan pada September 2011 akibat perkelahian di sebuah hotel saat sedang dipinjamkan Arsenal ke Sunderland. Ia juga pernah didenda karena ngebut di jalan raya. Terakhir, pada tahun 2013 ini ia juga ketahuan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
(krs/cas)











































