Berdandan Seperti Teroris, Smalling pun Minta Maaf

Berdandan Seperti Teroris, Smalling pun Minta Maaf

- Sepakbola
Kamis, 09 Jan 2014 15:00 WIB
Berdandan Seperti Teroris, Smalling pun Minta Maaf
thesun.co.uk
Manchester - Chris Smalling sedang bernasib tak bagus gara-gara aksinya yang berpura-pura seperti teroris menggundang banyak kritik. Alhasil bek Manchester United itu sampai harus mengeluarkan minta maaf kepada publik.

Aksi itu dilakukan Smalling ketika sedang mengadakan pesta tertutup di rumahnya dalam rangka menyambut Tahun Baru dan juga ulang tahunnya. Tak disebutkan kapan Smalling mengadakan pesta tersebut.

Namun, foto yang memperlihatkan Smalling berdandan ala teroris itu dimuat di surat kabar Inggris, The Sun, sebagai headline, Kamis (9/1/2014). Smalling tampak sedang merangkul perempuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di foto tersebut Smalling seperti memakai kain penutup kepala khas Timur tengah dengan mengalungkan dua botol minuman kosong, Jagermeister dan Red Bull, yang tampak seperti bom.

Tak hanya itu Smalling juga memakai aksesoris yang terbuat dari papan sirkuit yang ditempelkan telepon seluler merk Blackberry. Ini seperti menggambarkan bahwa bek 24 tahun itu tengah mempersiapkan bom waktu.

Tak ayal aksi Smalling itu menuai kontroversi sebab dinilai sudah melecehkan orang-orang Timur Tengah yang selama ini diindentikan dengan aksi teroris.

Untuk itu Smalling melalui manajemennya, Wasserman Media Group, (WMG), mengeluarkan permintaan maaf dan menyebut foto tersebut diambil saat Smalling serta teman-temannya mengadakan pesta kostum.

"Chris dan pacarnya mengadakan pesta kostum untuk merayakan Natal dan juga ulang tahun yang tak sempat dirayakan sebelumnya, dengan teman-teman terdekat dan sifatnya tertutup," ujar WSG seperti dilansir Sky Sports.

"Dia memakai kostum yang terdiri dari botol kosong Jagermeister dan kaleng Red Bull yang terpasang di dadanya, hanya karena ingin menirukan film komedi populer 'Jagerbomb Drink'."

"Meski mengaku kesalahannya karena tindakannya yang buruk dan sensitif, namun dia tak ada niatan apapun dan memintaa maaf atas apa yang terjadi."

Terkait kejadian ini, pihak klub belum mengeluarkan statement apapun.


(mrp/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads