Ketika rekan-rekan setimnya sedang berjuang mati-matian di Munich, Nicklas Bendtner dikabarkan malah membuat ulah di tempat lain. Striker Arsenal itu dilaporkan mengancam seorang sopir taksi dalam kondisi mabuk.
Bendtner tak dibawa ke Munich oleh Arsene Wenger ketika Arsenal menghadapi tuan rumah Bayern Munich di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (11/3/2014). Dia pun memanfaatkan waktu senggangnya untuk pulang ke kampung halamannya di Denmark.
Tapi, Bendtner dilaporkan bikin masalah saat berada di Copenhagen. Dalam laporan yang dimuat oleh tabloid BT, Bendtner disebut telah mengamuk di bawah pengaruh alkohol dan mengancam sopir taksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyerang tim nasional berusia 26 tahun itu bersama tiga temannya dilempar keluar dari taksi di Norrebro, karena dia telah berlaku provokatif dan mabuk."
Dalam insiden tersebut, Bendtner juga dituduh telah memelorotkan celananya dan menggosokkan badannya ke mobil serta memecut mobil dengan ikat pinggangnya. Sang sopir taksi akhirnya menghubungi polisi untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
"Saya punya penumpang-penumpang mabuk di dalam mobil saya yang berusia sekitar 25 tahun dan saya tak pernah melihat sesuatu seperti itu," katanya seperti dikutip Mirror.
(mfi/krs)










































