Model Seksi Ini Baru Dapat Lisensi Wasit Serie A dan Serie B Italia

- Sepakbola
Jumat, 07 Nov 2014 11:43 WIB
Twitter ‏@DiarioLaPrensa
Jakarta - Claudia Romani (32 tahun) sebelumnya sudah amat eksis sebagai model. Tetapi ia kemudian ingin banting setir jadi wasit profesional laga sepakbola dan kini bahkan sudah mengantongi izin yang ia butuhkan.

Perempuan rupawan bertubuh molek kelahiran L'Aquila, Italia tersebut terbilang sudah dikenal sebagai salah satu model terkemuka di Eropa dan dunia. Maka tak heran jika Romani pun di antaranya sudah pernah tampil di sejumlah majalah top macam FHM, GQ, Maxim, Cosmopolitan, More!, dan Playboy, bukan cuma pada edisi negaranya saja melainkan terbitan di negara-negara lain macam Denmark, Turki, Yunani, dan Inggris.

Tak cuma itu. Daya tarik Romani, yang juga pernah membintangi iklan dari merek-merek top seperti Samsung, Toyota, dan Ford, bahkan pernah membuatnya terpilih masuk ke dalam 100 Perempuan Terseksi oleh FHM Denmark pada 2006, jadi salah satu 'Yang Paling Cantik pada 2012' dalam terbitan GQ Meksiko Februari 2013 dengan mengungguli sosok macam Sofia Vergara dan Megan Fox, dan bahkan mengalahkan Adriana Lima dan Naomi Campbell dalam kategori supermodel untuk pemilihan Bikini Body 2012 oleh situs VH1.

Akan tetapi, Romani ternyata memendam hasrat yang jauh dari aktivitasnya sebagai model: ia ingin jadi pengadil lapangan dan memimpin pertandingan sepakbola. Pada awal tahun ini si seksi pun memutuskan untuk banting setir menyeriusi hasrat terpendamnya tersebut.

Dilaporkan Metro dan Daily Mail, kini Romani juga telah memiliki lisensi yang dibutuhkan untuk memimpin pertandingan di dua kasta teratas Italia--Serie A dan Serie B. Selangkah lebih dekat mewujudkan impian, Romani tentu saja girang.

"Berlari-lari di atas lapangan dengan seluruh pemain dan memberikan keputusan-keputusan dalam pertandingan merupakan kesempatan yang sangat menarik," sebut Romani.

Sejauh ini laga Serie A memang belum pernah dipimpin oleh seorang wasit perempuan karena banyaknya pengalaman yang dibutuhkan. Tetapi juga tak ada peraturan yang melarang Romani--maupun kaum Hawa lainnya--untuk menjadi pengadil lapangan di ajang itu suatu hari nanti. Maka bisa saja di masa depan kita akan melihat aksi Romani berbaju wasit di tengah-tengah para pemain AC Milan, Inter Milan, Juventus, atau AS Roma.



(krs/din)