Sebelum namanya tenar seperti sekarang, Memphis Depay pernah punya masa lalu yang kelam dengan sang ayah. Kini ayah Memphis, Dennis Depay, mengaku ingin coba membangun lagi hubungan dengan sang anak.
Mungkin banyak yang bertanya mengapa Memphis tidak menggunakan nama belakangnya, Depay, di jersey yang dikenakannya, baik saat di PSV Eindhoven, Timnas Belanda, dan kini di Manchester United. Padahal biasanya para pemain bola menuliskan nama keluarga atau nama belakang di kostum yang dipakai.
Contoh saja seperti dua pemain Spanyol, Sergio Busquets dan Pepe Reina, yang memakai nama sang ayah yang kebetulanya dulunya sama-sama berprofesi sebagai pesepakbola, Charles Busquets dan Miguel Reina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usut punya usut, ternyata Memphis dan ibunya pernah punya cerita tak menyenangkan dengan sang ayah, Dennis. Dennis meninggalkan Memphis yang saat itu masih berumur empat tahun di Belanda dan hilang kontak hingga Memphis beranjak dewasa.
Itulah kemudian yang mendasari Memphis untuk memutus hubungan dengan sang ayah. Namun, baru-baru ini dalam wawancara dengan The Sun, Dennis angkat bicara soal kabar yang beredar mengenai dirinya dan Memphis.
Dennis menyanggah bahwa dirinya sudah melupakan Memphis. Pria 50 tahun itu mengaku merindukan Memphis dan ia pun akan coba "berdamai" dengan putranya tersebut.
"Tidak benar bahwa saya dikatakan tidak pernah bertemunya sejak umur empat tahun. Benar-benar ngawur dan sangat tidak baik berita itu. Dia itu putra saya dan saya mencintainya. Saya adalah orang yang pertama kali memberinya bola," ujar Dennis seperti dikutip Daily Mail.
"Saya tidak pernah melupakannya. Itu tidak benar. Saya selalu ada untuknya," sambungnya.
"Saya melihatnya di YouTube berbicara soal ayahnya, dia bilang tidak ingin menggunakan nama saya di kostumnya, itu sangat menyedihkan."
"Saya ingin sekali bisa berhubungan dengannya. Saya sangat merindukannya," tutup Dennis.
(mrp/krs)











































