Ada kemungkinan perjalanan karier Jamie Vardy, dari pesepakbola non-liga sampai kemudian memecahkan rekor Premier League, akan diangkat jadi sebuah film Hollywood.
Penyerang Leicester City itu akhir pekan lalu mencetak gol ke gawang Manchester United, membuatnya sudah rutin menjebol gawang lawan untuk 11 partai Premier League berturut-turut--memecahkan rekor atas nama Ruud van Nistelrooy dengan gol dalam 10 laga beruntun.
[Baca juga: Infografis Jamie 'The Cannon' Vardy]
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru beberapa tahun lalu Vardy masih memainkan sepakbola non-liga (amatir/semi profesional). Untuk membuat "dapur tetap ngebul", ia juga harus bekerja di pabrik pembuat alat-alat penyangga medis di kota kelahirannya, Sheffield.
"Itu merupakan sebuah kisah yang kalau kita karang-karang sendiri, orang tidak akan percaya," kata Butchart kepada The Sun.
"Pencapaiannya luar biasa dan memecahkan rekor Premier League dengan gol sekeren itu lawan klub terbesar dalam sepakbola sudah mengatrolnya ke posisi teratas dalam agenda kami."
"Luar biasa sekali kalau belum lama ini ia masih main sepakbola non-liga, dan jualan alat penyangga medis untuk tangan dan kaki, sampai sekarang memecahkan rekor. Itu merupakan peran impian para aktor," tutur pria kelahiran Inggris tersebut.
Butchart menyebut aktor-aktor top macam Robert Pattinson, Andrew Garfield, dan Zac Efron punya potensi untuk memerankan Vardy dalam film yang ia proyeksikan tersebut.
Vardy mengawali perjalanan di sepakbola dengan bergabung ke tim yunior di kota asalnya, Sheffield Wednesday. Ia dilepas klub itu pada umur 16 tahun dan kemudian bergulat di sepakbola non-liga.
Ketika bermain untuk Stocksbridge Park Steels, yang juga berbasis di Sheffield, Vardy yang akan berumur 29 tahun pada 11 Januari mendatang digaji 30 poundsterling (sekitar Rp 620 ribu) per pekan. Ia juga bekerja di sebuah pabrik yang membuat alat-alat penyangga medis.
Saat ini Vardy sudah jadi pemain tim nasional Inggris dan diprediksi kuat akan masuk skuat untuk Piala Eropa 2016 mendatang. Ia juga santer disebut-sebut sudah diminati oleh sejumlah klub besar.
Sosok Vardy tambah berwarna dengan hal-hal lain di luar sepakbola. Pada tahun 2007 ia pernah harus bermain dengan menggunakan alat penanda elektronik selama enam bulan setelah dinyatakan bersalah atas aksi kekerasan, tahun ini sempat dikabarkan terlibat masalah rasial dalam sebuah ketegangan di casino, dan sekarang sudah tidak akur dengan keluarganya sendiri akibat permasalahan terkait Becky Nicholson, tunangan yang sudah memberinya anak satu--selain juga membawa dua anak lain dari hubungan sebelumnya, menjelang rencana pernikahan mereka tahun depan.
(krs/din)











































