DetikSepakbola
Selasa 19 September 2017, 16:57 WIB

Rio Ferdinand Jadi Petinju Profesional

Yanu Arifin - detikSport
Rio Ferdinand Jadi Petinju Profesional Rio Ferdinan memutuskan menjadi petinju profesional (Shaun Botterill/Getty Images)
Jakarta - Dikenal sebagai bek tangguh bersama Manchester United, Rio Ferdinand beralih ke cabang olahraga lain selepas pensiun. Dia kini menjadi petinju profesional.

Ferdinand dikenal sebagai pesepakbola ternama Inggris, bahkan di dunia. Bermain sejak 1996, dia mencapai puncak karier berseragam Manchester United pada musim 2002-2014.

Semasa berkostum Setan Merah, Ferdinand menyumbang enam gelar Premier League, dua Piala Liga, tiga Piala FA dan sekali Liga Champions. Setelah hengkang ke Queens Park Rangers, ia memutuskan pensiun pada 2015 lalu.

Setelah pensiun, Ferdinand melanjutkan karier sebagai pengamat sepakbola, dengan menjadi pundit resmi BT Sport. Meski begitu, Ferdinand masih gatal untuk berkarier di bidang olahraga. Ia pun menjajal tinju.

Pada Selasa (19/9/2017), Ferdinand pun resmi mengumumkan menjadi petinju profesional. Ia digandeng rumah judi betfair sebagai petarungnya.


"Ketika Betfair mendekati saya untuk program Defender to Contender challenge, ini menjadi kesempatan saya membuktikan diri di olahraga yang baru yang menarik," Ferdinand mengungkapkan seperti dilansir FourFourTWo.

"Tinju adalah olahraga yang mengesankan bagi pikiran dan tubuh. Saya selalu punya gairah untuk itu dan tantangan ini adalah kesempatan sempurna untuk menunjukkan orang-orang suatu kemungkinan."

"Ini adalah tantangan yang tidak bisa saya anggap enteng, jelas tidak semua orang bisa menjadi petinju profesional. Tapi dengan tim ahli Betfair yang bergabung dan dorongan yang harus saya selesaikan, apapun mungkin dilakukan," tegas pria berusia 38 tahun itu.

Ferdinand sendiri memang menunjukkan hobinya pada tinju. Ia kerap menyaksikan pertarungan para petinju Inggris semacam Anthony Joshua dan Tyson Fury.

Ferdinand nantinya akan dilatih Richie Woodhall, mantan juara tinju kelas menengah super WBC yang kini menjadi pelatih Tim Nasional Britania Raya.

Woodhall menilai, Ferdinand punya kapasitas untuk menjadi petinju pro. Tangan kanan eks bek The Red Devils itu dinilai punya kekuatan alami.

"Sejujurnya menurut saya Rio bisa menjadi petinju pro saat ini. Dia punya kekuatan alami di tangan kanannya, dia sangat fit dan sanga antusias untuk belajar," Woodhall mengungkapkan.

Ada anggapan kalau tinju dipilih Ferdinand untuk memulihkan mentalnya selepas kematian sang istri, Rebecca Ellison, dua tahun lalu.
(din/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Milan Dihajar Verona, Gattuso: Ini Memalukan

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 22:30 WIB AC Milan kalah telak 0-3 saat bertandang ke Hellas Verona. Pelatih Rossoneri Gennaro Gattuso mengakui hasil ini memalukan untuk timnya.
  • Verona Bungkam Milan 3-0

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 20:31 WIB AC Milan tak berkutik di hadapan tim zona degradasi Hellas Verona. Begitu 90 menit laga tuntas, Rossoneri takluk tiga gol tanpa balas.
  • Foto: Trofi-trofi Madrid di Tahun 2017

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 12:09 WIB Piala Dunia Antarklub menambah koleksi trofi yang direngkuh Real Madrid di tahun kalender 2017. Ada lima piala yang diraih Madrid sepanjang tahun ini.
  • Masa Depan Sepakbola Ada di Kaki Ronaldo

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 19:19 WIB Florentino Perez memastikan Cristiano Ronaldo akan bertahan selamanya di Real Madrid. Ronaldo akan melegenda seperti halnya Alfredo Di Stefano.
  • Tottenham Korban Terakhir Keganasan City

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 08:30 WIB Manchester City belum juga terkalahkan di Premier League musim ini. Tottenham Hotspur baru saja merasakan keganasan City lewat kekalahan dengan skor 1-4.
  • Si Ular Besar Akhirnya Tumbang Juga

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 17:58 WIB Segala sesuatu ada waktunya termasuk Inter Milan yang akhirnya tumbang juga musim ini. Ini setelah Si Ular Besar takluk 1-3 dari Udinese.
  • Klopp Sulit Mengistirahatkan Salah

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 17:08 WIB Mohamed Salah selalu tampil di setiap pekan Premier League musim ini. Meski berisiko, mengistirahatkan Salah sulit dilakukan manajer Liverpool Juegen Klopp.
  • Benteke Bikin Gol Lagi Setelah Seribu Menit Lebih

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 13:55 WIB Kemenangan Crystal Palace atas Leicester City bermakna istimewa buat Christian Benteke. Di laga ini ia mampu bikin gol lagi setelah puasa seribu menit lebih.
  • Guardiola Kian Dekat ke Rekor Pribadi

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 10:45 WIB Keberhasilan Manchester City memperpanjang rentetan kemenangan sekaligus kian mendekatkan Pep Guardiola, manajernya, ke sebuah rekor pribadinya.
  • Mau Terus Pakai Empat Bek, Wenger?

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 06:39 WIB Arsenal mencatatkan dua clean sheet setelah kembali ke format empat bek. Manajer Arsene Wenger tak menutup kemungkinan untuk memasang empat bek lagi.
  • Icardi: Cepatlah Bangkit, Inter

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 05:59 WIB Laju Inter Milan tanpa kekalahan musim ini dihentikan Udinese. Mauro Icardi berharap Nerazzurri segera bangkit dari kekecewaan.
  • Ronaldo Belum Habis

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 07:02 WIB Cristiano Ronaldo baru saja mengantarkan Real Madrid memenangi Piala Dunia Antarklub 2017. CR7 seakan menegaskan bahwa dirinya belum habis.
  • Hamsik Samai Rekor Gol Maradona

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 05:19 WIB Sebuah pencapaian istimewa diukir gelandang sekaligus kapten Napoli Marek Hamsik. Hamsik berhasil menyamai rekor gol legenda Napoli, Diego Maradona.
  • Roma Menang Dramatis atas Cagliari

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 04:26 WIB AS Roma sukses mengalahkan Cagliari 1-0 secara dramatis. Federico Fazio mencetak gol kemenangan Roma di akhir masa injury time.
  • SuperCity Sudah Memangsa Tim-Tim Enam besar

    Sepakbola | Minggu 17 Desember 2017, 03:43 WIB Manchester City betul-betul superior. City tak sekadar menciptakan rentetan kemenangan, melainkan sekaligus mengalahkan rival-rivalnya dalam perburuan gelar.