Menurut laporan, beruang yang disebut dengan nama "Tim" itu hadir sebelum Angusht menang 3-0 atas Mashuk-KMV dalam partai divisi ketiga Liga Rusia pada pekan lalu.
Saat itu kedua kesebelasan sudah bersiap kick-off di Central'nyj Stadion Mashuk. Tapi mereka lebih mesti menanti kedatangan Tim yang jadi tamu spesial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian di laga sepakbola Negeri Beruang Merah tersebut rupanya memancing reaksi dari organisasi penyayang binatang PETA. Tindakan panitia penyelenggara dinilai sebagai bentuk eksploitasi hewan.
"Selain tidak berperikehewanan dan tak berkelas, menggunakan binatang sebagai pelayan untuk mengantarkan bola merupakan hal berbahaya," kata Direktur PETA Elisa Allen seperti dikutip BBC.
"Beruang adalah simbol Rusia, jadi kami berharap penduduk negara itu akan memperlihatkan belas kasih dan kebanggaan negara, dan tidak lagi mengeksploitasi beruang. Norma kepatutan semestinya membuat otoritas liga tidak melakukan hal semacam ini," ucapnya.











































