Teroris Itu Ternyata Fans MU
Sabtu, 12 Nov 2005 04:27 WIB
Jakarta - Banyak yang tidak menyangka keterlibatan Dr Azahari Husin dalam jaringan terorisme. Apalagi mereka yang mengenal tersangka teroris itu ketika masih menjadi dosen di Universitas Teknologi Malaysia. Para eks mahasiswanya bahkan hampir tak percaya mantan dosennya menjadi buronan utama kepolisian Republik Indonesia, sebagai tersangka yang terlibat dalam beberapa aksi teror.Tetapi di samping itu masih ada cerita lain yang cukup unik tentang dosen yang dinilai sebagai orang yang periang dan selalu menarik. Di mata mantan mahasiswanya, ternyata Azahari juga dikenal sebagai penggila sepakbola. Tim favoritnya yakni juara 15 kali Liga Inggris, Manchester United.Salah seorang mantan mahasiswa Azahari, Lum Chih Feng, mengungkapkan saat mengajar mantan dosennya itu suka membicarakan Liga Inggris. "Kalau saya tidak salah, dia pendukung Manchester United," ujarnya seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Jumat (11/11/2005).Masih menurut Lum, Azahari yang fasih berbahasa Inggris itu selalu memberikan kuliah dengan menarik. "Hampir seluruh kelas menyukai kuliahnya karena dia membiasakan kami untuk berpikir. Dia memang kerap mengatakan bagaimana mudahnya bahan-bahan peledak atau pun bom dibuat, namun dia cuma bilang itu saja dan tidak menjelaskan detail mengenai bagaimana cara membuat bom," tambahnya.Lum mengaku sangat menyesalkan orang sepintar Azahari menyia-nyiakan hidupnya dengan bergabung pada jaringan teroris. Akibatnya kini Azahari dipastikan telah tewas dalam baku tembak dengan polisi di tempat persembunyiannya di Batu, Malang, Jawa Timur. Pakar bom berusia 48 tahun telah diburu selama lima tahun dengan tuduhan terlibat dalam serangkaian serangan teror di Indonesia, termasuk pengeboman di Bali dan Hotel JW Marriott di Jakarta. (lom/)











































