Boyong Keluarga Demi Atasi Kangen
Minggu, 20 Nov 2005 07:05 WIB
Jakarta - Siapa mau lama-lama terpisah dari keluarga. Tapi demi pekerjaan Javier Roca pun rela melakukannya. Dengan jadwal mudik yang hanya setahun sekali, rasa kangen dengan anak dan istri kerap menyergap pemain Persegi Gianyar ini. Kalau mudiknya hanya ke Semarang, Yogyakarta atau Surabaya pasti tidak akan sulit bagi Roca untuk menemui keluarganya. Tapi kalau harus mudik sejauh ribuan kilometer ke benua Amerika, ke Cili tepatnya, tentu masalahnya jadi lebih rumit. Dengan profesi sebagai pemain sepakbola, jadwal libur yang dimiliki memang hanya saat pergantian musim. Dan di waktu itulah peraih sepatu emas Copa Dji Sam Soe 2005 ini pasti kembali ke tanah kelahirannya nun jauh di sana. "Saya pulang ke Cili cuma setahun sekali. Itu pasti dan harus, soalnya anak dan istri saya masih tinggal disana," cerita Roca pada detiksport. Bertemu keluarga cuma setahun sekali?! Apa tidak kangen? "Kalau ditanya kangen sih kangen. Tapi bagaimana lagi, maunya sih lebih sering tapi kan tidak mungkin juga," ujarnya pasrah. Setelah tiga musim jauh dari keluarga, daya tahan pemain yang hebat dalam eksekusi bola-bola mati ini terhadap rasa rindu pada keluarga ternyata makin melemah. Ia pun kini berencana memboyong anak dan istrinya ke rumahnya di Jakarta dalam waktu dekat. "Suasana di Indonesia tidak jauh berbeda dengan di Cili, juga masalah cuaca dan makanannya. Jadi tak ada masalah nanti kalau saya bawa keluarga saya ke sini," ungkap pemain yang bercita-cita merumput bersama Persija Jakarta itu. Semoga niat Roca memboyong anak dan istri kesampaian! Foto: Javier Roca siap boyong anak-istri (Detiksport/Doni Wahyudi) (mel/)











































