Ronaldo: Politik, Siapa Takut?
Senin, 12 Des 2005 09:14 WIB
Jakarta - Jalur politik ternyata bukan jalur karir yang akan dihindari Ronaldo, jika suatu hari nanti kesempatan itu mendatanginya.Berbekal relasinya dengan banyak tokoh termasuk politisi, bintang Real Madrid asal Brasil ini mengaku tidak akan mengesampingkan kemungkinan bakal berkecimpung ke dunia yang oleh sebagian orang dipandang 'hitam' itu."Temanku Aecio Neves (gubernur provinsi Minas Gerais) mengatakan, kalau dirinya jadi presiden Brasil, maka dia akan mencantumkan namaku sebagai menteri olahraga." "Jika hal itu sungguh terjadi, aku harus bersiap-siap. Aku tak pernah memikirkan soal ini, tapi juga takkan mengesampingkannya begitu saja," ungkap Ronaldo dalam wawancaranya dengan majalah Epoca.Sebenarnya jabatan yang "diincar" Ronaldo tersebut tergolong umum bagi bintang sepakbola Brasil. Dua pemain legendaris, Pele dan Zico, pernah berkiprah sebagai menteri olahraga negara tersebut.Tidak hanya menteri, Ronaldo juga mengungkapkan sebuah ambisinya yang lain. Ia berharap suatu hari nanti, atas apa yang sedang ia emban sampai saat ini, bisa membuahkan hadiah nobel perdamaian."Aku ingin meninggalkan kesan baik tidak cuma di bidang sepakbola tapi juga sebagai duta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)," cetus pria berusia 29 tahun ini."Aku akan bekerja sepanjang hidupku dan berjuang keras untuk meraih Nobel Perdamaian," tambah Ronaldo yang, seperti rekan setimnya di Real Madrid Zinedine Zidane, adalah duta besar salah satu badan PBB, United Nations Development Programme (UNDP)."Aku akan sangat puas jika bisa meraih (penghargaan) itu. Hal tersebut adalah jerih payah yang pantas dari sebuah pengorbanan," pungkasnya.Berkorban kok pamrih sih, Ronnie? (a2s/)











































