Apa Benar Ronaldo Pernah Tolak Salaman dengan Presiden Israel?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 14 Mei 2021 21:30 WIB
REGGIO NELLEMILIA, ITALY - MAY 12: Cristiano Ronaldo of Juventus looks on during the Serie A match between US Sassuolo and Juventus at Mapei Stadium - Città del Tricolore on May 12, 2021 in Reggio nellEmilia, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)
Cristiano Ronaldo dikabarkan pernah menolak bersalaman dengan presiden Israel. (Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini)
Jakarta -

Kekerasan terhadap penduduk Palestina di Gaza oleh Israel memancing kecaman. Dari dunia sepakbola, beredar video Cristiano Ronaldo menunjukkan keberpihakan.

Cristiano Ronaldo diklaim selalu mendukung Palestina. Dalam beberapa kesempatan bahkan beredar kabar bahwa ia menolak bersalaman dengan Presiden Israel dan menolak bertukar seragam dengan pemain timnasnya.

Setidaknya ada dua video yang diklaim menunjukkan Cristiano Ronaldo menolak bersalaman dengan Presiden Israel. Video pertama adalah saat Ronaldo masih berseragam Real Madrid.

Dalam video itu bintang asal Portugal tersebut terekam melewati seseorang selepas menerima medali, usai Madrid memenangi Piala Dunia Antarklub 2014. Ronaldo memang tak bersalaman dengan orang tersebut, namun benarkah itu sosok presiden Israel?

Cristiano Ronaldo, IsraelCristiano Ronaldo menolak bersalaman dengan Michel Platini. Foto: Ist

Dari video yang beredar, sosok yang dilewati Ronaldo tersebut sebenarnya tidak asing di dunia sepakbola. Dia adalah legenda Prancis sekaligus mantan presiden UEFA, Michel Platini.

Ronaldo dan Platini saat ini memang sedang bersitegang. Sebab beberapa waktu sebelumnya, Platini sempat menyiratkan pandangan bahwa Ronaldo tidak sepantasnya mendapatkan Ballon d'Or.

Sementara itu, sosok di sebelah Platini dalam momen tersebut juga bukan Presiden Israel Reuven Rivlin. Bagaimana dengan video kedua?

Video kedua direkam saat Ronaldo menerima medali runner-up Piala Super Italia pada 2019 silam. Kala itu Juventus kalah 1-3 dari Lazio dalam pertandingan yang digelar di Arab Saudi.

Kekalahan itu diduga membuat Ronaldo begitu kecewa, sehingga ia langsung mencopot medali yang baru dikalungkan. Karena sibuk melepas medali, ia pun tak menyambut ajakan bersalaman. Namun dari cuplikan yang beredar, sosok tersebut juga bukanlah presiden Israel.

Dalam video lainnya, pemain 36 tahun itu juga diklaim pernah menolak ajakan bertukar kaus dari pemain tim nasional Israel. Faktanya dari rekaman yang beredar, pemain tersebut adalah rekan setim Ronaldo di timnas Portugal karena tampak mengenakan celana yang sama.

Pemain itu adalah Joao Moutinho, yang memang memegang kaus timnas Israel. Moutinho diiyakini sebelumnya bertukar kaus dengan pemain Israel, sebelum ia bersalaman dengan Ronaldo.

[Gambas:Youtube]

Berita simpang siur lainnya juga melibatkan sejumlah foto, yang telah mengalami olah digital. Soal Israel, Ronaldo justru pernah melakukan perjalanan ke sana bersama Real Madrid dan berfoto dengan mantan presiden dan perdana menteri Shimon Peres.

Meski demikian, Cristiano Ronaldo juga pernah menunjukkan kepeduliannya terhadap warga Palestina. Pada 2016, ia mengundang seorang bocah 5 tahun, Ahmad Dawabsheh, yang selamat dengan luka bakar dari serangan bom di Tepi Barat.

Seperti diketahui penduduk Palestina di Gaza melalui perayaan Idul Fitri tahun ini di bawah gempuran udara militer Israel. Serangan ini melanjutkan kekerasan yang lebih dahulu terjadi di kawasan Masjid Al Aqsa pada Ramadan kemarin.

(raw/krs)