Apa Iya Ratu Elizabeth Borong Jersey MU, Minta Tanda Tangan Ronaldo?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 02 Sep 2021 15:40 WIB
Cristiano Ronaldo memamerkan seragam anyar Manchester United di Manchester, Selasa 31 Agustus 2021.
Foto: dok. Manchester United
Jakarta -

Muncul kabar bahwa Ratu Elizabeth bukan cuma memborong puluhan jersey Manchester United tapi juga secara khusus minta tanda tangan Cristiano Ronaldo. Benarkah?

Transfer Cristiano Ronaldo dari Juventus ke Manchester United menjadi salah satu yang paling menyita di bursa musim panas kali ini. Megabintag asal Portugal itu sempat dihubung-hubungkan dengan Manchester City, sampai akhirnya justru balik ke MU.

Kepindahan Cristiano Ronaldo ke Manchester United, untuk periode kedua dalam kariernya, pada prosesnya rampung secara resmi pada deadline day bursa transfer musim panas.

Seiring dengan kembalinya Ronaldo ke Manchester United, salah satu kehebohan yang muncul adalah kabar bahwa Ratu Elizabeth sudah memesan 80 jersey Manchester United.

Tak cuma itu, seperti dilansir SportBible, sang Ratu Inggris juga dilaporkan minta secara khusus agar jersey pertama dari pesanannya itu ditandatangani oleh Cristiano Ronaldo.

Benarkah laporan tersebut? Tidak, menurut Snopes.com. Situs penguji fakta tersebut sampai pada kesimpulan bahwa kabar ini adalah hoax usai melakukan penelusuran.

"Pada 1 September 2021, segera setelah Manchester United merilis foto baru Cristiano Ronaldo memakai jersey tim, sebuah rumor mulai bersirkulasi di media sosial bahwa Ratu Elizabeth II sudah minta tanda tangan kepada si megabintang sepakbola usai memesan 80 jersey."

"Ini bukanlah sebuah tulisan pemberitaan yang akurat. Ratu Inggris tidak memesan 80 jersey dan ia pun tak minta tanda tangan Ronaldo," sebut Snopes.com.

Snopes menambahkan bahwa laporan yang bersumber dari sebuah posting Twitter, dan mendapatkan 10 ribu like dalam kurun waktu singkat, kemudian dihapus dan digantikan dengan sebuah pesan berbunyi, "kami tidak mendapatkan konfirmasi mengenai laporan itu dari pihak Ratu maupun CR7 jadi kami memutuskan untuk menghapus tweet-nya. Mohon maaf."

Keakuratan laporan itu memang sangat dipertanyakan, tapi sudah kadung viral. Sejumlah akun lain di media sosial pun kemudian mencomot informasi tak terkonfirmasi yang sudah terlanjur bersirkulasi itu.

(krs/bay)