Respek Timnas Serbia! Bonus Presiden Didonasikan ke Rumah Sakit

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 16 Nov 2021 12:00 WIB
Serbias Aleksandar Mitrovic celebrates with teammates after scoring his sides second goal during the World Cup 2022 group A qualifying soccer match between Portugal and Serbia at the Luz stadium in Lisbon, Sunday, Nov 14, 2021. (AP Photo/Armando Franca)
Respek Timnas Serbia! Bonus Presiden Didonasikan ke Rumah Sakit (AP)
Jakarta -

Serbia melaju ke Piala Dunia 2022 setelah kalahkan Portugal. Bonus dari presidennya sebesar Rp 16 miliar, disumbangkan ke rumah sakit untuk membantu anak-anak.

Serbia jadi kuda hitam di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Serbia mampu memuncaki Grup A dan langsung lolos ke Qatar nanti, menyingkirkan Portugal di posisi runner-up.

Dari delapan laga di Grup A, Serbia meraih enam kemenangan dan dua kali seri. Portugal mampu dibuat bertekuk lutut oleh Dusan Tadic dkk.

Portugal sendiri harus menjalani babak playoff untuk mengamankan tempat ke Piala Dunia 2022. Di laga terakhir, Senin (15/11) kemarin, Serbia menuntaskan fase grup dengan menumbangkan Portugal 2-1 di Lisbon.

Serbia's Aleksandar Mitrovic celebrates with teammates after scoring his side's second goal during the World Cup 2022 group A qualifying soccer match between Portugal and Serbia at the Luz stadium in Lisbon, Sunday, Nov 14, 2021. (AP Photo/Armando Franca)Serbia kalahkan Portugal 2-1 (AP/Armando Franca)

Dilansir detikSport dari berbagai sumber, Presiden Serbia, Aleksandar Vucic menjanjikan bonus besar bagi Timnas Serbia jika lolos ke Piala Dunia 2022. Bonusnya lebih besar, kalau mampu menaklukkan Portugal.

Bonusnya berupa uang tunai sebesar 1 juta Euro atau setara Rp 16 miliar. Timnas Serbia pun mampu menuntaskannya!

Presiden Aleksandar Vucic menepati janjinya dan memberikan bonus tersebut. Akan tetapi, Timnas Serbia sepakat kalau bonusnya akan digunakan untuk didonasikan!

Mereka menyumbang bonus tersebut ke beberapa rumah sakit di Serbia, khususnya untuk membantu anak-anak yang sakit.

Timnas Serbia lantas menuai banyak pujian. Para pemain dan staff pelatihnya disebut punya respek besar, serta jadi pembuktian kalau sepakbola lebih dari sekadar pertandingan.

Mantap, Serbia!

(aff/cas)