Karim Benzema Diganggu Isu Terorisme

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 10 Mei 2022 10:10 WIB
Real Madrids Karim Benzema celebrates after scoring his sides third goal during the Champions League semi final, second leg soccer match between Real Madrid and Manchester City at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid, Spain, Wednesday, May 4, 2022. (AP Photo/Manu Fernandez)
Striker Real Madrid, Karim Benzema. (Foto: Manu Fernandez/AP)
Paris -

Performa sip Karim Benzema bersama Real Madrid diusik dengan isu tak sedap. Penyerang Prancis itu dituduh berteman dengan kelompok teroris.

Benzema menjadi pemain terpenting Madrid saat ini. Striker 34 tahun itu bisa membuat 43 gol dan 14 assist dari 43 penampilannya.

Performa gacornya itu membuat Benzema bisa membantu Madrid mengunci titel juara LaLiga. Satu gelar lagi bisa didapat, setelah Benzema membantu Los Blancos maju sampai final Liga Champions.

Di tengah performa okenya itu, muncul kabar tak sedap. Benzema diganggu lewat isu kedekatannya dengan pihak yang diduga terkait terorisme.

Menurut laporan Le Parisien, Benzema dituduh oleh aktivis sayap kanan dari Partai Reconguette, Damien Rieu, dekat dengan imam Nourdine Mamoune. Pemimpin agama itu dituduh terkait dengan pembunuhan guru sekolah, Samuel Paty, pada 2020.

"Menarik mengetahui bahwa Benzema mengunjungi imam Nourdine Mamoune, yang baru saja diselidiki [berkaitan] dengan pembunuhan guru sekolah menengah Samuel Paty oleh seorang teroris Islam]," tulis keterangan foto yang disebar Rieu.

"Saya tidak sabar menunggu pengadilan menelisik pembiayaan masjid di Bron [wilayah Benzema berasal]," tambah Rieu.

Kabar itu dibantah keras Benzema. Menurut laporan, eks pemain Lyon itu akan menyeret Rieu ke pengadilan atas pencemaran nama baik.

Belum sampai di situ, Benzema juga dituduh dekat dengan beberapa anggota teroris. Foto Benzema bersama anggota teroris, sambil jarinya menunjuk ke atas, disebar di media sosial.

Rieu sendiri akan menghadapi persidangannya akhir bulan ini. Ia sempat menyebut bahwa Benzema berusaha membungkamnya.

"Saya pikir Benzema ingin mengirimi kami pesan," katanya.

"Karim ingin membungkam saya... Katakan padanya saya telah memenangkan semua kasus saya," kata Rieu kepada Le Parisien.

(yna/mrp)